Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juli 2026

Image
Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...

70.000+ Mahasiswi Ramaikan Female Future Leader Batch 1

Program Female Future Leader (FFL) Batch 1 dari Sisternet by PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) resmi menutup perjalanan epiknya! Selama lima bulan, lebih dari 70.000 mahasiswi dari berbagai penjuru Indonesia ikut meramaikan program ini. 

Dari jumlah itu, 100 perempuan muda dari 40 universitas terpilih sebagai lulusan terbaik, siap jadi agen perubahan di dunia digital. Puncaknya? Seremoni kelulusan virtual bertema “Leading the Digital Frontier: Empowering Women to Shape Tomorrow’s Digital Ecosystem” digelar meriah pada 20 Juni 2025, dihadiri tokoh nasional, pelaku industri, dan para pegiat pemberdayaan perempuan.

FFL bukan cuma program biasa. Ini gerakan nyata buat cetak pemimpin perempuan di era digital. Lewat rangkaian Sisternet Goes to Campus dan Instagram Live di lebih dari 20 universitas, program ini berhasil menarik perhatian ribuan mahasiswi. 

Dari situ, 100 peserta terpilih ikut leadership bootcamp intensif yang nggak cuma ngasah skill kepemimpinan, tapi juga bikin mereka beraksi nyata lewat proyek sosial. Hasilnya? Lebih dari 1.800 perempuan di berbagai daerah sudah merasakan dampak positif dari proyek-proyek ini!

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, ikut angkat bicara dalam sambutan daringnya. Menurutnya, FFL adalah langkah konkret buat wujudkan kesetaraan gender, terutama di sektor teknologi dan kepemimpinan. 

“Inisiatif seperti ini bikin perempuan muda punya ruang buat berkontribusi aktif dalam pembangunan nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi, bilang kalau FFL adalah bagian dari misi besar menuju ekosistem digital yang inklusif. 

“100 perempuan muda ini bukan cuma pemimpin masa depan. Mereka adalah agen perubahan hari ini, yang berani bikin perubahan dengan inovasi dan hati,” katanya penuh semangat.

Dari Bootcamp Sampai Proyek Nyata

Para peserta FFL nggak cuma duduk manis dengerin materi. Mereka ikut empat workshop daring, pelatihan kepemimpinan mendalam, sampai bikin proyek sosial yang bener-bener berdampak. 

Mulai dari digitalisasi UMKM, edukasi teknologi di desa, sampai kampanye pencegahan kekerasan berbasis gender—semua dikerjain dengan serius. Nggak tanggung-tanggung, mereka presentasiin proyeknya di depan dewan juri kece, termasuk Merza Fachys (Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART), Sri Suning Kusumawardani (Ditjen Dikti Kemendikbudristek), dan Sarah Aurelia Saragih (Putri Indonesia Riau 2025).

Sorotan spesial jatuh ke tim SHEelevate Master Class, pemenang Best Empowerment Project. Tim ini bikin program pelatihan literasi digital yang fokus ke karir, bisnis, dan teknologi, lewat webinar, konten Instagram, sampai kompetisi reels. 

“Kami nggak nyangka proyek kecil kami bisa berdampak besar. Ini bukti kalau perubahan bisa dimulai dari langkah sederhana,” ujar Faira Nabila, perwakilan tim. Keren, kan?

Nggak cuma dapat pengalaman, 100 lulusan juga bawa pulang e-certificate, varsity jacket, Huawei MatePad 11.5, dan medali sebagai simbol keberhasilan mereka.

Kolaborasi dan Rencana ke Depan

Keberhasilan FFL Batch 1 nggak lepas dari dukungan Kementerian Pemberdayaan Perempuan, Kemendikbudristek, Nokia, ERHA, dan GRAB. Acara wisuda juga diwarnai sesi inspiratif dari Glory Rosary Oyong (Director Corporate Communication Kompas Gramedia), yang ngajak lulusan buat jadi pemimpin kolaboratif lintas generasi.

Ke depan, Sisternet udah siap gaspol buka FFL Batch 2 akhir 2025 dengan tema AI. Bakal ada workshop lebih variatif dan jangkauan yang lebih luas. XLSMART juga komitmen jalin kolaborasi dengan universitas, sektor swasta, dan komunitas lokal biar lebih banyak perempuan muda bisa ikutan. Stay tuned, ya!

📝 Halaman konten rilis.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Berapa Tarif Parkir Inap di Bandara Ahmad Yani Semarang Tahun 2022?

[Review] Karnaval Dugderan 2016, Timeline Kurang Menarik

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juli 2026

🏍️ ATM Sepeda Motor Ahmad Yani Resmi Tutup, Kalah Praktis dengan Era QRIS?

💻 Menengok Kondisi Terbaru Pusat Laptop di Plasa Simpang Lima: Dari Lantai Atas, Kini Ramai-ramai "Turun Gunung"