Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

Transformasi Video Pendek, Semua Bisa Jadi Penjual Online

Sudah beberapa hari ini melihat link jualan di video pendek seperti TikTok dan Shopee Video. Keduanya seolah kompak membangun masa depan lewat video pendek yang dibagikan pembuatnya (konten kreator). Apakah perubahan ini adalah era baru?

Halaman ini tidak bicara secara mendalam atau lebih spesifik biar kamu tidak gagal berekspektasi. Kami hanya membagikan kulit luarnya saja yang setidaknya kamu jadi tahu apa yang saat ini jadi tren.

Transformasi

Tidak dipungkiri tren video pendek sangat meledak 3 tahun terakhir ini meski video pendek bukanlah sesuatu yang baru buat kami. Pernah gunakan aplikasi Vine? Saat itu Vine jadi tempat menarik untuk dikunjungi, durasinya sangat-sangat terbatas jadi tantangan sendiri. Hanya 6 detik.

Ketika TikTok kembali dengan kemasan baru tahun 2019, kami pun ikut kembali membuat akun di sana. Saat itu TikTok menjadi wadah bagi pengguna generasi Z yang tanpa sadar menjadi rujukan atau viral.

Kemudian, banyak prediksi ke depan jika video pendek yang berdurasi kurang dari 1 menit akan memonopoli pasar alias tren. Hasilnya, Instagram dan Meta membawa Reels. YouTube dengan Shorts-nya. Dan lainnya kurang lebih sama.

Sekarang pertengahan tahun 2022, video pendek tidak lagi sekedar bagaimana memaksimalkan konten untuk tampil di beranda FYP. Penyedia platform mengubah misi mereka dengan memadukan video pendek dengan jualan online.

Jadi jangan heran ketika video pendek berisi beragam iklan dengan isi videonya mengarahkan penontonnya untuk membeli lewat link yang disediakan.

Kami tidak tahu bagaimana cara pemilik akun mendapatkan fitur link toko online tersebut. Bila merujuk TikTok, pengguna harus memenuhi syarat agar diterima oleh pihak aplikasi.

Tidak harus punya toko

Berbeda dengan konsep yang kami bayangkan, pemilik video tidak harus memiliki toko untuk berjualan lewat video pendek mereka. Cukup menautkan produk yang ingin dijadikan konten untuk mendapatkan cuan. Biasanya ada toko yang direkomendasikan untuk digunakan.

TikTok maupun Shopee video caranya juga kurang lebih sama. Pengguna hanya perlu menaikkan jumlah statistik akunnya untuk memenuhi syarat dari platform.

...

Apa yang tren saat ini? Bila kamu tidak mengikuti perkembangan, cobalah tidak skeptis dengan sesuatu yang tidak kamu sukai. Siapa tahu perubahan tersebut bisa membawa dampak baik.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

🗼 Harga Tiket Masuk Menara Al-Husna MAJT 2026: Masih 10 Ribu Rupiah!

🎤 Nabila Maharani di Launching CoE Jateng 2026: Kebaya Marun dan Saksofon di Ki Narto Sabdo

🥋 Potensi Sport Tourism di Balik PON Bela Diri Kudus: Lebih dari Sekadar Matras dan Medali