Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

Image
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...

Ada Apa Dengan Tembakau Hari Ini?

Tanggal 20 Juli kemarin, kami membagikan info kembali tentang pertembakuan di linimasa. Ternyada ada isu yang lagi dibahas terkait ekosistem tembakau Indonesia. Kalau kamu tertarik, lanjutkan membacanya.

Ini adalah kesekian kalinya kami terlibat dalam konten tembakau yang mungkin bagi sebagian kalangan kurang diminati. Terutama yang berhubungan dengan kesehatan.

Namun seiring waktu dan beragamnya informasi yang masuk, ternyata ada sisi lain yang tak pernah kami dengarkan. Sisi petani, sumbangan devisa buat negara dan ekosistemnya yang sudah ada sejak lama di Indonesia.

Menolak intervensi asing

Jadi, dalam kicauan kami yang sudah kami buat dalam format momen di bawah ini, mengutip dari gatra.com (19/7) :

"Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI) bersama asosiasi lain yang berada dalam ekosistem Industri Hasil Tembakau (IHT) menolak revisi Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 (PP 109/2012) tentang tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan".

Ada 18 tweet yang membahas persoalan di atas. Di dalam kicauan kami juga memberikan sejumlah fakta yang tidak banyak kami ketahui andai tidak membagikan ini. Ternyata begitu, pikir kami. 

...

Mari kita tunggu kabar berikutnya lagi, apakah ekosistem tembakau di Indonesia kembali tenang atau ada solusi untuk pihak-pihak terkait.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

💻 Kupas Tuntas ASUS No.1 Quality & Service Semarang: Dari Uji Durabilitas Zenbook hingga Garansi 3 Tahun

💻 Prediksi Terbukti! ASUS Googlebook 14 Hadirkan Standar Baru Laptop Premium Berbasis AI

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

🎡 Sisi Lain FKL 2026: Kehadiran Wahana Pasar Malam Rakyat di Area Pasar Sentiling

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren