Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

Image
Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...

Ada Apa Dengan Tembakau Hari Ini?

Tanggal 20 Juli kemarin, kami membagikan info kembali tentang pertembakuan di linimasa. Ternyada ada isu yang lagi dibahas terkait ekosistem tembakau Indonesia. Kalau kamu tertarik, lanjutkan membacanya.

Ini adalah kesekian kalinya kami terlibat dalam konten tembakau yang mungkin bagi sebagian kalangan kurang diminati. Terutama yang berhubungan dengan kesehatan.

Namun seiring waktu dan beragamnya informasi yang masuk, ternyata ada sisi lain yang tak pernah kami dengarkan. Sisi petani, sumbangan devisa buat negara dan ekosistemnya yang sudah ada sejak lama di Indonesia.

Menolak intervensi asing

Jadi, dalam kicauan kami yang sudah kami buat dalam format momen di bawah ini, mengutip dari gatra.com (19/7) :

"Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI) bersama asosiasi lain yang berada dalam ekosistem Industri Hasil Tembakau (IHT) menolak revisi Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 (PP 109/2012) tentang tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan".

Ada 18 tweet yang membahas persoalan di atas. Di dalam kicauan kami juga memberikan sejumlah fakta yang tidak banyak kami ketahui andai tidak membagikan ini. Ternyata begitu, pikir kami. 

...

Mari kita tunggu kabar berikutnya lagi, apakah ekosistem tembakau di Indonesia kembali tenang atau ada solusi untuk pihak-pihak terkait.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

⚡ Wajah Baru Sudut Brigjend Katamso: Saat Lokasi Strategis Menjadi Saksi Evolusi Elektrik

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

🚒 Aksi Mobil Damkar Mendinginkan Aspal Jalan Pemuda Sebelum Pawai Ogoh-ogoh 2026 Dimulai

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

💻 Samsung Galaxy Chromebook Plus: Menemukan Jejak Sang Veteran di Balik Branding Galaxy