Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

Image
Selamat datang di bulan Oktober! Tidak terasa kita sudah memasuki kuartal terakhir di tahun 2026. Seperti bulan-bulan sebelumnya, Kota Semarang kembali menghadirkan beragam deretan kegiatan menarik yang siap mengisi agenda akhir pekan maupun hari kerja kamu. Kami tak menyangka meninggalkan September dengan banyak kejutan. Mulai dari daftar acara Semarang yang lebih banyak dari Agustus dan kejutan acara yang terus bertambah tanpa kami ketahui. Agenda Besar Utama Oktober 2026 Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang Tanggal: 14 – 15 Oktober 2026 (Gladi & Puncak Acara) Lokasi: Kawasan Tugu Muda Semarang Deskripsi: Momen bersejarah tahunan Kota Semarang untuk mengenang jasa para pahlawan. Menampilkan drama teatrikal perjuangan kolosal, upacara khidmat, serta penutupan/pengalihan arus lalu lintas sementara di kawasan Tugu Muda. Kali ini, bulan baru, Semarang sudah diramaikan dengan pameran otomotif skala nasional, panggung fashion, gelaran musik komunitas, kumpul sepeda tua, hingga ...

Menengok Kampung Tua di Semarang yang Nyaris Hilang


Kampung - kampung ini semakin tergusur oleh peradaban modern. Padahal, kampung-kampung ini memiliki banyak catatan sejarah tentang perkembangan kota Semarang.

Mengambil sumber dari laman tempo.co (23/1), Keberadaan sejumlah kampung tua di Kota Semarang nyaris hilang dan mulai tak dikenal masyarakat setempat. Padahal kampung itu punya catatan sejarah perkembangan kota yang penting sebagai perjalanan peradaban lokal.

“Investasi bisnis di tengah kota menjadi faktor utama tergusurnya kampung tua yang ada,” kata koordinator Komunitas Pegiat Sejarah (KPS) Kota Semarang, Rukardi, Kamis, 22 Januari 2015.

Menurut Rukardi, sejumlah kampung tua itu tergusur oleh pembangunan hotel, pusat perbelanjaan modern, dan apartemen. Ia menyebutkan di antaranya Kampung Jayengjatan di Jalan Gajahmada yang kini tinggal kenangan karena dibangun sebuah hotel bintang. Begitu pula Kampung Basahan yang tinggal satu rumah karena perkampungan itu digunakan untuk perluasan parkir hotel. Di jalan yang sama, terdapat Kampung Sekayu tepat di pinggir kali Semarang juga tergusur mal dan hotel.

Ia menyebutkan sejumlah kampung itu berada di segitiga emas perekonomian Kota Semarang, yakni Jalan Gajahmada, Jalan Pemuda dan Jalan Pandanaran.

Akibatnya, kampung tersebut banyak diminati investor yang ingin membangun usaha dan akhirnya mengusur kampung pemukiman tua. Di sisi lain ia menyebutkan sejumlah warga yang menempati kampung itu selalu dirayu oleh broker tanah yang menawarkan pembelian dengan harga mengiurkan.

Bukti kampung tua sebagai bagian dari sejarah perkembangan peradaban Kota Semarang dibuktikan dari sejumlah nama kampung yang terkait dengan kondisi masa lalu. Ia mencontohkan Kampung Basahan di Jalan Pemuda konon pernah ditinggali salah satu panglima perang Diponegoro bernama Sentot Ali Basya sehingga disebut sebagai Kampung Basahan.

Catatan KPS menunjukkan selain kampung tua itu terdapat kampung lain yang sudah hilang. Rukardi menyebutkan Kampung Gendingan, Petroos, dan Mijen. “Sekarang sudah hilang dan sulit dikenal karena tempatnya sudah dibangun gedung tinggi untuk kepentingan bisnis,” katanya.

Sumber original klik DI SINI
Gambar : Ilustrasi

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

📱 Era Threads dan Cara Praktis GIIAS Semarang Gaet Konten Kreator Lokal

🚲 Catatan Parkir Sepeda di Novotel Semarang Jalan Pemuda

🏨 Memburu Galeri Sido Muncul Hotel Tentrem Semarang: Dari Ghosting ke Bola

💻 Pengalaman Singgah di Agres ID Majapahit Semarang: Niat Cari Expertbook Ultra, Ketemu P1 Lagi