📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026
Kesempatan mampir ke Hotel Tentrem Semarang akhirnya datang juga. Kamis sore (17/9/2026), hotel bintang lima yang berlokasi tak jauh dari kawasan Simpang Lima ini menjadi tuan rumah untuk gelaran acara ASUS No.1 Quality & Service.
Bagi kami, momentum ini bukan sekadar menghadiri undangan event teknologi, tapi juga kesempatan untuk "pecah telur" menginjakkan kaki di hotel mewah tersebut. Sebenarnya, ada opsi praktis naik transportasi online, apalagi jadwal hari itu cukup padat—usai acara ASUS jam 4 sore, ada agenda main mini soccer di lapangan Barito yang dimajukan jadi jam 6 malam.
Namun, demi pengalaman baru dan fleksibilitas mobilitas dari Hotel Tentrem ke lapangan bola, sepeda lipat akhirnya dipilih sebagai moda transportasi utama.
Jalur gowes dari arah Simpang Lima menuju Jalan Gajahmada cukup nyaman karena jalurnya yang lebar, meski garis hijau tanda jalur khusus pesepeda kini sudah pudar.
Sama seperti beberapa hotel bintang lima lainnya di Semarang, kami tidak berharap tinggi adanya fasilitas parkir khusus pesepeda di area lobi utama Hotel Tentrem. Saat tiba di area depan, petunjuk dari petugas security yang ramah mengonfirmasi dugaan tersebut.
Kami diarahkan ke gedung parkir terpisah yang berada di samping/belakang hotel. Gedung parkir ini merupakan fasilitas terpadu roda dua yang melayani pengunjung Hotel maupun Mall Tentrem. Konsepnya mirip dengan alur parkir kendaraan di Citraland Mall.
Sore itu gedung parkir tampak cukup padat. Karena tidak ada rak khusus sepeda (bike rack), kami harus jeli mencari ruang kosong yang aman dan tidak mengganggu pengguna jalan.
Pilihan akhirnya jatuh pada space kecil di bawah tangga besi gedung. Ukurannya pas sekali untuk menyelipkan satu unit sepeda lipat. Posisi ini terbilang sangat ideal: terlindung penuh dari potensi hujan maupun terik matahari, serta terasa aman—meski kunci gembok ekstra tetap wajib dipasang pada roda.
Proses masuk menggunakan tiket otomatis layaknya sepeda motor. Di cetakan karcis, kategori kendaraan tercatat sebagai "MOTOR" dengan waktu masuk pukul 15.45 WIB.
Kejutan baru terasa saat hendak keluar gedung seusai acara. Untuk satu unit sepeda, tarif yang dikenakan adalah Rp3.000. Angka ini terbilang cukup tinggi untuk ukuran parkir sepeda di Semarang—bahkan melebihi tarif parkir sepeda di Mall Citra maupun parkir motor di pinggir jalan. Sebagai pembanding, spanduk pemberitahuan di pintu keluar mencantumkan tarif flat untuk sepeda motor sebesar Rp5.000.
Meski harus terburu-buru mengayuh pedal menuju lapangan Barito karena keterbatasan waktu—sehingga belum sempat mengeksplorasi area lain seperti museum jamu hingga kolam renang—pengalaman gowes dan parkir sepeda di Hotel Tentrem Semarang memberikan catatan tersendiri.
Fasilitas parkirnya memang belum menyediakan area khusus pesepeda, namun keberadaan gedung parkir terpadu yang aman dan terlindung dari cuaca tetap memberi rasa tenang bagi goweser perkotaan yang ingin berkunjung.
Artikel terkait:
Comments
Post a Comment