Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

Image
Selamat datang di bulan Oktober! Tidak terasa kita sudah memasuki kuartal terakhir di tahun 2026. Seperti bulan-bulan sebelumnya, Kota Semarang kembali menghadirkan beragam deretan kegiatan menarik yang siap mengisi agenda akhir pekan maupun hari kerja kamu. Kami tak menyangka meninggalkan September dengan banyak kejutan. Mulai dari daftar acara Semarang yang lebih banyak dari Agustus dan kejutan acara yang terus bertambah tanpa kami ketahui. Agenda Besar Utama Oktober 2026 Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang Tanggal: 14 – 15 Oktober 2026 (Gladi & Puncak Acara) Lokasi: Kawasan Tugu Muda Semarang Deskripsi: Momen bersejarah tahunan Kota Semarang untuk mengenang jasa para pahlawan. Menampilkan drama teatrikal perjuangan kolosal, upacara khidmat, serta penutupan/pengalihan arus lalu lintas sementara di kawasan Tugu Muda. Kali ini, bulan baru, Semarang sudah diramaikan dengan pameran otomotif skala nasional, panggung fashion, gelaran musik komunitas, kumpul sepeda tua, hingga ...

📱 Pengalaman Memboyong Motorola Moto G45 5G Bekas: Masih Worth It?

Perjalanan mencari pengganti perangkat harian untuk mendukung operasional blog akhirnya berlabuh pada Motorola Moto G45 5G. Setelah menimbang beberapa opsi, keputusan mendesak datang ketika smartphone pinjaman mulai tidak stabil. Bulan Juni lalu jadi momen di mana kami resmi memboyong Moto G45 5G ini. Meski statusnya secondhand, rasa puasnya tetap terasa spesial.

Bagi kami yang sebelumnya bertahan dengan perangkat gaek seperti ASUS Zenfone 5 dan OPPO F1 Plus, beralih ke Motorola Moto G45 5G ibarat "lompat zaman". Jika dibandingkan, peningkatannya terasa sangat signifikan.

Setelah beberapa bulan digunakan untuk menunjang aktivitas harian hingga urusan blogging di dotsemarang, berikut ulasan jujur dan pengalaman penggunaannya.

Performa Cukup, Jaringan 5G Bikin Lega

Sebagai pengguna yang tidak memainkan game berat, peningkatan performa chipset dan layar 120Hz sebenarnya tidak membawa kejutan yang dramatis dalam aktivitas sehari-hari. Penggunaan harian kami terbilang sederhana: mendengarkan musik, membuka media sosial, dan menikmati konten video.

Namun, kehadiran konektivitas 5G adalah misi utama yang akhirnya tuntas. Dipadukan dengan kartu XL Axiata yang stabil di berbagai sudut kota, urusan mengunggah foto maupun video liputan ke media sosial berjalan cepat tanpa hambatan. Tidak ada lagi cerita loading tersendat saat butuh menyajikan update liputan secara real-time.

Kejutan Fitur Radio FM Manual dan Kemampuan Merekam

Di era modern saat ini, fitur Radio FM analog yang bisa didengarkan tanpa kuota internet terbilang makin langka disematkan produsen HP. Alasannya tentu karena hadirnya era internet dan menjamurnya aplikasi radio streaming.

Beruntung, Motorola Moto G45 5G masih mempertahankan aplikasi Radio FM bawaan ini. Meski secara teori bisa dinyalakan tanpa colokan headset, pada kenyataannya headset tetap dibutuhkan sebagai antena agar tangkapan sinyal gelombangnya jernih dan tidak kresek-kresek.

Yang bikin makin istimewa, aplikasi radio bawaan Moto ini dibekali fasilitas perekam siaran (radio recording). Jadi, saat ada lagu bagus atau siaran menarik yang sedang mengudara, kami bisa langsung merekamnya secara manual. Sebuah fitur nostalgia yang fungsional dan terasa sempurna untuk melengkapi aktivitas harian.

Fitur Pengisian Baterai 80% dan Momen Liputan Lapangan

Salah satu kekhawatiran terbesar dari pengalaman memegang smartphone terdahulu adalah daya tahan dan kesehatan baterai. Di Moto G45 5G, rasa cemas itu jauh berkurang berkat kapasitas baterai yang terbilang awet.

Menariknya, saat mengutak-atik menu pengaturan, kami menemukan fitur pembatasan pengisian daya yang mentok di angka 80%. Fitur penghemat ini dirancang agar kesehatan baterai lebih awet untuk jangka panjang, meski seminggu sekali sistem akan mengisinya otomatis hingga 100% untuk menjaga kestabilan. Fitur ini menjadi jawaban atas kekhawatiran kami selama ini.

Efek sampingnya, tiap kali keluar rumah, amunisi baterai secara taktis cuma ada di angka 80%. Dalam pemakaian normal tentu aman, tapi uji nyali sebenarnya terjadi saat meliput acara berdurasi panjang seperti Pawai MTQ. Membayangkan harus menunggu acara dimulai selama 1 jam dan jalannya pawai sendiri berlangsung hampir 2 jam, rasa khawatir sempat muncul.

Strategi penghematan pun diterapkan: Moto G45 difokuskan khusus untuk mengambil foto, sementara urusan merekam video diserahkan ke perangkat sekunder. Hasilnya sangat melegakan, saat sampai rumah baterai Moto masih tersisa sekitar 30%.

Sisi Kamera: Kolaborasi Aplikasi Bawaan dan GCam

Pada awal pemakaian, hasil kamera bawaan terasa kurang maksimal sehingga kami mengunduh Google Camera (GCam). Penggunaan GCam sendiri bukan hal baru bagi kami karena pernah menerapkannya di smartphone terdahulu.

Uniknya, seiring berjalannya waktu, ada kondisi tertentu di mana kamera bawaan Motorola justru memberikan hasil yang lebih pas dibanding GCam. Akhirnya, alih-alih cuma mengandalkan satu aplikasi, kami memadukan keduanya sesuai situasi pencahayaan dan kebutuhan di lapangan.

Kekhawatiran Komunitas dan Harga Pasaran Bekas

Satu hal menarik yang muncul setelah beberapa bulan pemakaian justru datang dari media sosial. Saat melintas di beranda Facebook, beberapa unggahan dari grup pengguna Moto G45 menyajikan keluhan yang cukup bikin merinding: mulai dari masalah sinyal Wi-Fi yang tidak terhubung, hingga perangkat yang mengalami restart terus-menerus usai pembaruan OS Android.

Membaca keluhan tersebut jujur sempat membuat khawatir, terlebih smartphone ini menjadi satu-satunya amunisi utama penunjang mobilitas harian. Beruntung, hingga saat ini unit yang kami gunakan masih berjalan normal tanpa kendala berarti.

Dari segi ukuran dan bobot, HP 5G Motorola ini terasa lebih tebal dan berbobot karena pelindung bawaan penjual masih kami gunakan. Rasa hati-hati dalam memakainya pun ekstra, karena semakin bagus kondisi barangnya, makin tinggi pula kekhawatiran saat tak sengaja tersenggol atau jatuh.

Menariknya, nilai jual bekas Moto G45 tergolong stabil di pasar marketplace. Saat kami memboyongnya di harga Rp1,8 juta pada Juni lalu, beberapa penjual rata-rata masih melepasnya di kisaran Rp2 jutaan ke atas.

Sebagai smartphone 5G pertama yang kami miliki, Motorola Moto G45 5G terbukti bisa diandalkan. Bukan sekadar alat komunikasi, tapi perangkat penunjang yang setia menemani setiap aktivitas liputan dan pengisian konten di dotsemarang.


Artikel terkait:

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

👑 Mengenal ASUS Premium Services: Fasilitas Karpet Merah di Tengah Kaku SOP Service Center

🚲 Apakah Ada Parkir Khusus Sepeda di ibis Styles Semarang Simpang Lima?

💬 Fitur Kirim dan Balas DM Threads Akhirnya Bisa Lewat Web Komputer, Tapi...