📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026
Gara-gara GOR Tri Lomba Juang (TLJ) sempat ditutup sementara untuk perawatan lintasan beberapa waktu lalu, kami sempat dibuat gelisah bingung mencari alternatif lokasi untuk sekadar lari sore atau jalan santai di Semarang. Kebiasaan cari keringat yang mendadak terhenti memang sukses bikin agak mati gaya.
Dari kegelisahan itulah, kami akhirnya mencoba memutar otak mencari opsi ruang publik lain yang nyaman. Pilihan akhirnya jatuh pada satu kawasan olahraga legendaris di Semarang Timur: Lapangan Sidodadi.
Jujur saja, sudah lumayan lama kami tidak mampir ke lapangan yang berada di kawasan Karangturi ini. Namun, saat sempat singgah pertengahan Juli kemarin untuk menengok lokasinya, ada impresi berbeda yang cukup mengejutkan. Lapangan yang dulunya terkesan sederhana ini ternyata sudah bersolek dengan tampilan yang jauh lebih rapi dan modern.
Fokus utama yang paling bikin pangling tentu saja area jogging track-nya
Permukaan lintasannya terasa rata dan jauh lebih ramah untuk kaki—baik buat yang ingin sprint, lari santai, maupun sekadar jalan kaki sore bareng keluarga
Ada hal unik yang kami amati saat menikmati suasana sore di sini. Area tengahnya tetap difungsikan aktif sebagai lapangan sepak bola rumput alami yang kerap dipakai latihan atau pertandingan persahabatan komunitas lokal.
Alhasil, lanskap aktivitas di Sidodadi punya dinamika tersendiri. Di satu sisi, para pelari fokus mengitari lintasan merah; di sisi lain, riuh suara peluit dan operan bola terdengar riuh dari tengah lapangan
Hal menarik lainnya yang tertangkap kamera kami adalah hadirnya beberapa fotografer lokal yang mangkal di sudut lintasan lengkap dengan lensa tele
Di satu sisi, keberadaan para fotografer ini memberi warna baru dan peluang buat pengunjung mendapatkan foto aksi ciamik secara gratis maupun berbayar. Namun, mengingat belakangan ini di media sosial sempat ramai isu perbincangan soal pembatasan fotografer di TLJ—lantaran masalah privasi dan foto yang diambil tanpa izin—muncul pertanyaan di benak kami: Apakah kelak Lapangan Sidodadi juga akan menerapkan regulasi serupa jika areanya makin padat? Untuk saat ini, kehadiran mereka masih terasa cair dan menyatu dengan ruang publik tersebut.
Bagi warga Semarang yang sedang mencari alternatif jogging track gratis dengan fasilitas yang sudah memadai, Lapangan Sidodadi Karangturi ini jelas sangat layak masuk daftar kunjungan. Aksesnya mudah dijangkau dari berbagai sudut kota, area parkir motornya tertata tepat di samping tribun
Waktu paling pas untuk mampir adalah sore hari mulai pukul 15.30 WIB, saat cuaca Semarang mulai adem dan angin sore mulai berembus di sekitar area lapangan.
Artikel terkait:
Comments
Post a Comment