Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

Image
Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...

#NgeShortsBareng : Berkenalan dengan Fitur YouTube Bernama Music Creator

Kami baru mendengar tentang program baru YouTube yang dinamakan 'Music Creator' atau kreator musik meski informasinya sudah ada sejak bulan September kemarin. Program ini akan memudahkan kreator untuk memonetisasi video panjang yang menggunakan musik populer.

Informasi ini kami dapatkan saat acara #NgeShortsBareng kemarin tanggal 15 Oktober di Hotel Aston Inn Pandanaran. Tentang acaranya bisa kamu lihat di sini.

Waktunya pembuat musik 

Ketika Shorts terus dinaikkan oleh YouTube, ternyata mereka juga punya program lain yang menguntungkan para musisi. Selama ini, baik pembuat konten dan pemilik lagu sering dirugikan karena persoalan hak cipta. 

Maka terobosan YouTube ini semacam menjembatani kepentingan Youtuber dan musisi. Mungkin kamu mengalaminya saat membuat video, eh karena lagunya kena klaim, pembayaranmu jadinya terhambat.

Dengan music creator, pengguna lebih mudah untuk memonetisasi video berdurasi panjang yang sedang populer karena aksesnya jadi legal. 

Sedangkan bagi musisi yang menciptakan lagu, mereka lebih leluasa untuk menghasilkan karya lewat YouTube. Musik mereka bukan saja terlindungi, tapi juga mendapatkan pembayaran sesuai ketentuan yang diberlakukan YouTube. 

Pembayaran

Mengutip kompas yang diterbitkan tanggal 23 September 2022, sistem pembayarannya dilakukan dengan 2 cara, yaitu :

  1. Membeli lisensi
    Youtuber membayar lebih dulu musik yang akan digunakan. Dengan opsi ini, YouTuber bisa meraup seluruh pendapatan , sebagaimana pendapatan konten tanpa musik. Tentunya setelah dipotong komisi 45 persen untuk YouTube.
  2. Bagi hasil
    Bila tidak ingin membeli lisensi, youtuber bisa membagi pendapatan dengan pemilik lisensi lagu yang digunakan pada videonya.
Melansir The Verge, juru bicara YouTube, Susan Cadrecha mengatakan bahwa nantinya 55 persen pendapatan YouTuber akan dibagi secara proporsional berdasarkan jumlah trek musik dalam video mereka.

Misalnya, apabila YouTuber hanya menggunakan satu trek, mereka akan mendapatkan 27,5 persen pendapatan. Beda hasil jika mereka menggunakan dua trek musik, maka mereka akan mendapatkan 18,3 persen dari pendapatan video tersebut. 

YouTube juga akan memberlakukan potongan lain untuk video, seperti biaya hak pertunjukan. Sisa pendapatan lainnya, akan diberikan ke pemilik lisensi musik.

Program ini tentunya jadi keuntungan bagi pembuat konten yang tidak perlu repot mencari musik yang bebas royalti untuk menghindari demonetisasi konten yang cuannya tertahan karena masalah musik.

Program ini belum sepenuhnya dirilis. Masih tahap uji coba dan Amerika Serikat akan menjadi negara pertama yang mendapatkannya. Indonesia dan negara-negara lain mungkin baru tersedia pada tahun 2023. Mari kita tunggu saja.

Akses lewat YouTube Studio

Kami sempat melihat kehadirannya, namun saat artikel ini kami terbitkan, penampakannya sudah tidak ada lagi. Music Creator dapat diakses lewat YouTube Studio nantinya. Semacam katalog berisi lagu-lagu populer yang sudah berlisensi.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📶 Kuota Jumbo 2026: Penyelamat Kantong atau Jebakan Masa Aktif?

🔵 Surprize! Akun Trakteer dotsemarang Akhirnya Bercentang Biru

🏮 224 Tahun Menjaga Tradisi: Hangatnya Kopi Arab di Masjid Layur Semarang

🚀 ASUS ROG Flow Z13-KJP: Tablet "Sultan" 128GB RAM yang Siap Diajak Gowes Keliling Semarang

Event Cosplay di Kota Semarang