Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

Image
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...

Berharap Fitur di LinkedIn Ini Ada di Instagram di Masa Depan

Kami baru menginstall aplikasi LinkedIn di smartphone karena fitur yang menarik ini tidak tersedia versi web atau desktop. Fiturnya sederhana, tapi sangat berguna. Khususnya bagi pemilik blog seperti dotsemarang. Dan berharap fitur ini tersedia di Instagram di masa depan.

Kami mengetahui fitur ini setelah menemukannya di web socialmediaexaminer.com yang menulis bagaimana mengoptimalkan postingan di LinkedIn. Salah satu caranya adalah menggunakan fitur template.

Post dengan link

Bila kamu masih menggunakan Facebook, jenis postingan ini adalah berupa teks dengan background berwarna-warni atau background menarik. Tapi, fitur tambahan link tidak tersedia di sana.

Di LinkedIn, untuk membuat postingan teks dengan warna-warni dan background, kita harus menggunakan fitur yang bernama template.

Setelah memilih template, kita bisa memulai dengan teks. Tapi sebelumnya harus memilih background terlebih dahulu. Setelah itu, ikuti saja alurnya dan sampai pada tambahan atau add. Beri link di postingan seperti postingan yang kami tanam di bawah ini.

Mudah dan sederhana, bukan. Jenis konten seperti ini sangat berguna saat kita bingung mau posting apa hari ini. Atau tidak ingin ribet dengan gambar yang perlu diedit dahulu. Padahal tinggal posting saja.

Instagram feed masa depan

Ketika perkembangan video pendek atau Reels begitu naik drastis, Instagram terus berimprovisasi dengan jenis postingan lainnya. Seperti foto semisalnya yang dapat diberi musik pengiring.

Bagaimana bila postingan foto mengikuti jejak seperti LinkedIn yang bisa dikasih link? Itu sangat menarik tentunya. Apalagi bisa digunakan secara gratis.

Meski ini menarik di masa depan, sepertinya Instagram sudah melakukannya kami pikir. Beberapa tahun lalu rasanya kami pernah melihat sebuah postingan foto akun tertentu yang bisa ditambahkan link. 

Hanya saja postingan tersebut adalah konten iklan atau berbayar. Selalu ada yang spesial untuk harga yang dibayar. Mungkin maksud kami adalah yang gratis saja. 

Kalau kamu tahu, cara yang dilakukan LinkedIn memang tidak baru. Hanya saja, LinkedIn memberikan fitur tersebut secara cuma-cuma asal menggunakannya lewat aplikasi.

...

Sebagai bloger, media sosial adalah alat yang wajib digunakan untuk memasarkan konten. Kehadiran link dalam gambar, dapat mempermudah dan menaikkan pengaruh dari artikel yang kita terbitkan.

Tentu, tidak hanya pemilik blog saja yang diuntungkan. Tapi pemilik bisnis maupun pembuat konten lainnya seperti Youtuber hingga selebgram.

Bagaimana pendapatmu?

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🤖 Berkenalan dengan ASUS AI ExpertMeet: Revolusi AI untuk Produktivitas Bisnis

📶 Nyoba Wi-Fi Publik Pemkot Semarang di Tri Lomba Juang: Adem Tempatnya, Gimana Kecepatannya?

🎬 Tren Pemasaran Film Indonesia di Threads: Tiket Gratis, Riuhnya Agensi Kilat, Hingga Realita Kreator di Lapangan

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

🔥 Menemukan Petis Kangkung di Jalan Jolotundo: Kuliner Legendaris Semarang yang Bertahan di Tengah Dinamika Kota