Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juli 2026

Image
Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...

Menginap di Hotel Kencana Bandungan

Seharusnya ini adalah kesempatan menambah ulasan di blog untuk kategori hotel. Tapi, rasa lelah yang tidak bisa ditawar untuk segera pergi ke tidur, membuat kami melepaskan kesempatan itu. Sedikit info dan gambar dari hotel dengan label bintang satu ini yang sempat kami potret, khususnya kamar.

Kami lupa tiba jam berapa di hotel yang beralamat jalan Jetis, Kecamatan bandungan, Kabupaten Semarang ini. Yang pasti saat itu suasananya sangat dingin, secara daerah Bandungan. Bisa ditebak, menginap di sini tidak perlu AC saat tidur.

Tidak ada teko listrik

Setelah mendapatkan kunci yang sebelumnya kumpul dulu untuk pembagian kamar, kami langsung bergegas masuk kamar yang tak jauh dari tempat berkumpul.

Saat menaruh barang-barang, mata kami mencari di mana colokan listrik dan seberapa banyak colokannya. Dilema, hanya ada satu saja. Apakah penginapan seperti ini tak memikirkan tamu mereka, apalagi kamar yang kami tempati, tempat tidurnya ada dua. Seharusnya ada lebih banyak colokan listrik.

Entah apakah mata kami saja yang tidak melihat colokan lain, yang pasti colokan sangat penting. Syukurlah kami punya pengalaman famtrip untuk membawa terminal yang bisa digunakan untuk banyak alat pengisi daya perangkat elektroinik kami.


Oh ya, kami juga tidak menemukan teko listrik di sini. Kebiasaan bangun dini hari dengan kopi panas rasanya kali ini tidak bisa dilakukan. Ah sayang sekali. Di meja, cuma ada ceret berbahan plastik dengan dua gelas saja.

Senam pagi

Entah apa yang dipikirkan panitia famtrip dengan menaruh jadwal senam pagi buat peserta. Tapi kami melihat peserta bergembira saat melakukannya di halaman samping gedung.

Yang ditunggu akhirnya tiba, yakni sarapan pagi. Tempat makannya tidak besar, tapi cukup menampung sebagian besar peserta famtrip. Sial, lagi-lagi tidak ada gambar yang kami abadikan tentang makanan. 



...

Setelah sarapan, kami segera bergegas untuk check-out. Hari kedua famtrip (29/10), kami harus menyelesaikan sesuai jadwal. Tidak banyak gambar yang kami ambil dari luar. Sayang sekali padahal niatnya sebelum masuk kendaraan ingin mengambil gambar, malah nggak jadi.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

[Review] Karnaval Dugderan 2016, Timeline Kurang Menarik

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

📱 itel P55 5G: Menimbang Rekomendasi AI Google untuk Hape 5G Murah di Bawah 2 Juta

🏢 Dari Hospitality ke Sport Center: Menelisik Ekspansi Seru Gets Group Lewat Gets Courts Semarang

🎬 Sinyal Kebangkitan Film Semarang: Ketika Kompetisi Mulai Punya Taring