Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

Image
Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...

Ikutan Talk Show Bareng Isabelle Boon di Tekodeko


Senin sore (19/9) bertempat di Tekodeko, Isabelle Boon mengisi acara yang diadakan di tempat di mana ia memamerkan hasil karyanya yang bisa Anda lihat di sini.

Siapa Isabelle, hingga dotsemarang mau menuliskannya di sini? Isabelle Boon adalah fotografer wanita asal Belanda yang berusia 44 tahun.

dotsemarang bertemu dengannya saat ia berbicara tentang pengalamannya terkait hasil karyanya di depan peserta yang hadir. Beberapa orang yang saya tahu merupakan para penggiat Kota Lama, termasuk budayawan. Lainnya ada dari mahasiswa.

Acara yang dipandu oleh pentolan komunitas Lopen, Yogi, memang kesannya lebih santai meski dikemas dengan talk show. Selama acara, Isabelle yang terus mencoba berbahasa Indonesia meski terpatah-patah ini lebih banyak berkomunikasi dengan peserta menggunakan bahasa Inggris.

Jadi mohon maaf, dotsemarang tidak banyak dapat menerjemahkan isi acara secara baik lewat postingan ini di sini.

Tapi untungnya, saya menemukan artikel dari suaramerdeka yang isinya kurang persis sama dengan pembahasan selama acara. Link originalnya bisa dilihat di sini.

Isabelle yang membawa 27 karya foto untuk dipamerkan bercerita tentang kehidupan diantara bangunan-bangunan yang nyaris roboh, tidak terawat, maupun upaya konservasi yang dilakukan di Kota Lama.

Seperti, aktivitas para penjual ayam di Jalan Kepodang, tawa anak-anak di antara tumpukan kain bekas, reruntuhan bangunan yang termakan usia dan rob, pengepul botol dan barang bekas.

Foto-foto yang dipamerkan dibuat beberapa bulan sebelumnya. Dia mendapat informasi tentang Kawasan Kota Lama di Semarang saat berada di Jakarta dan langsung berencana untuk mengunjunginya.


Isabelle menyadari, pada karya yang berhubungan dengan kemanusiaan (human interest), dia harus ”mendekat” pada mereka yang difoto. Karena itu, lulusan Hogeschool voor de Kunsten Utrecht tersebut berupaya sedekat mungkin dengan penghuni atau pemilik bangunan.

Pameran ini mengawali agenda serupa di Jakarta dan sekaligus peluncuran bukunya November nanti. Selain Kota Lama, Isabelle memang juga membuat foto di Kota Tua.

Artikel terkait :
...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

  1. Aishh keren yaa Isabelle peduli pada Semarang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyah.
      Semoga kita semua peduli dengan tempat yang kita tinggali

      Delete

Post a Comment