Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Serunya Naik Bus Semarjawi Mengelilingi Kawasan Kota Lama



Sudah tahukan, bus Semarjawi? Bus Wisata bertingkat seperti yang ada di Solo, Bandung, dan Jakarta. Akhir pekan ini, sabtu pagi (3/1), kami diajak jalan-jalan menggunakan bus yang berkapasitas 35 sampai 40 orang ini.

Kami beruntung mendapat kesempatan ini setelah diundang dari Edutourism ET. Selain kami, beberapa teman dari media dan penggiat wisata pun turut serta. Rute yang kami lewati adalah kawasan Kota Lama.

Dengan ditemani suasana gerimis pagi ini, bus Semarjawi yang dilaunching bulan Oktober 2014 berjalan dibawah kecepatan 40 km. Tak ayal, kami menjadi pusat perhatian dan membuat berisik pengendara lain dengan bunyi klakson.

Mulai dari ranting pohon hingga kabel

Rasanya keseruan itu akan berjalan lancar dengan duduk di bagian atas tanpa atap. Tak lupa juga untuk mengabadikan moment selfie dengan gadget yang dibawa.


Sayang sekali, beberapa kali kami harus menunduk untuk menghindari ranting pohon dan kabel yang membentang. Ini jadi masalah saat penumpang tidak melihat atau mendengar peringatan dari penumpang lain.

Bagaimana caranya bisa naik juga?

Tanggapan positif tentang bus ini lewat akun instagram kami ternyata sangat banyak. Beberapa orang bahkan ingin sekali naik dan mencoba berkeliling.

Sementara ini, bus Semarjawi belum diperuntukkan untuk umum dan hanya ada 1 di Semarang. Bila tertarik, Anda dapat langsung menghubungi pihak pengelola.




Mengutip dari website Suara Merdeka, sekali trip mengelilingi kota lama dengan jumlah penumpang 35-40 orang, rombongan wisatawan bisa mengganti ongkos tersebut mulai Rp 500 ribu sampai Rp 750 ribu.

Informasi lainnya dapat menghubungi @semarjawi langsung atau lewat Edutourism ET (facebook).
*Postingan ini diperbarui 10 Oktober 2017

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

  1. Wah syg bgt belum tuk umum. Aku pngen bgt nih padahal nyobain.
    Di Jakarta pun ku tengok gratis tuk umum dan disediakan halte untuk antri naik bisa wisata bertingkat.

    Semoga semarang bisa memfasilitasi tuk umum juga agar wisatawan jdi lebih tertarik lgi akan semarang.

    ReplyDelete
  2. wah, menarik nih...
    jadi inget jaman naik bis tingkat waktu kecil dulu.
    tapi sayang belum untuk umum..
    semoga ke depannya bisa jadi sarana wisata yg menyenangkan..

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

🍜 Mencicipi Eko Mie di Masjid Agung Jawa Tengah, Strategi Jemput Bola yang Mewah

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

📱 [Review] Oppo F1 Plus (X9009): Hape OPPO Pertama Kami Setelah Zenfone 5 Pensiun

🎂 Satu Tahun XLSMART: Jembatan Komunikasi Baru dan Banjir Promo Anniversary