Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

🍜 Pertama Kali Mampir ke Sentra Kuliner Lantai 2 Pasar Johar Tengah

Meski ramai diperbincangkan di media sosial dan kalangan anak muda akhir-akhir ini, Pasar Johar seakan masih belum berjodoh dengan kami. Padahal hadirnya gerai-gerai kopi kekinian dan sentra kuliner baru di sana jelas sangat menarik untuk diulas di blog dotsemarang. Apakah kami harus menunggu momentum dulu?

Terakhir kami menulis tentang Pasar Johar adalah saat Toko Kue Gambang ramai dibicarakan pada bulan Mei lalu. Setelah itu, Pasar Johar praktis hanya menjadi bangunan megah yang sekadar kami lewati tiap kali melintas di kawasan tersebut.

Momentum yang Ditunggu

Momentum yang ditunggu ternyata datang juga pada pertengahan Agustus kemarin. Saat itu kami mengikuti aktivitas walking tour bertajuk 'Gang Menyapa Sejarah Bercerita' yang diadakan oleh Nyetrit Wengi, Sabtu (22/8/2026).

Kunjungan ke bagian dalam Pasar Johar justru terjadi setelah acara usai. Beberapa rekan mengajak kami untuk melepas dahaga dengan menikmati Es Gempol yang berada di dalam area pasar.

Dari sesi kulineran santai itulah, inspirasi mendadak muncul. Kami pun bergegas memotret suasana di sekitar tempat kami duduk menikmati Es Gempol. Mengenai segarnya Es Gempol ini, nanti akan kami ceritakan di artikel terpisah.

Saat mulai melangkah mengitari sekeliling lokasi, suasana siang itu tampak sangat ramai. Perhatian kami langsung tertuju pada spanduk raksasa bertuliskan 'Sentra Kuliner Lantai 2 Pasar Johar Tengah' yang terpajang lengkap dengan deretan daftar tenant-nya.

Dari daftar tersebut, bercokol sejumlah nama kuliner lokal yang sudah tak asing lagi bagi warga Kota Semarang. Ada Soto Ayam Pak No yang legendaris sejak era 1970-an, Sate Kambing & Gule Bu Amini yang terkenal empuk, hingga Kedai Es Gempol Kencono yang pengelolaannya dipegang oleh Pak Anhar dan belakangan ramai diperbincangkan di TikTok.

Eksotisme Berpadu dengan Kelezatan

Entah sejak kapan penataan sentra kuliner di lantai atas ini mulai diresmikan. Sejak Pasar Johar tampil kembali dengan wajah baru pada tahun 2022, kami sebenarnya sempat berkunjung saat acara Instameet bersama kreator Instagram se-Kota Semarang tahun 2023 lalu. Saat itu, area kuliner ini tentu saja belum ada.

Kini, Pasar Johar Tengah memiliki daya pikat baru bagi siapa saja yang ingin beromantisme dengan sejarah. Struktur atap bentang dan pilar-pilar beton yang kokoh khas bangunan Johar masih terlihat begitu menonjol, menghadirkan gestur ruang pasar bersejarah yang lapang dan ikonik.

Bagi pecinta sejarah Semarang, Pasar Johar diketahui mulai berkembang sejak tahun 1860, sebelum akhirnya dirancang secara modern oleh arsitek kenamaan asal Belanda, Herman Thomas Karsten, pada kurun waktu 1933 hingga 1937.

Perpaduan antara eksotisme arsitektur cagar budaya dan kelezatan sajian di sentra kuliner ini membuat Pasar Johar tidak hanya menjadi magnet bagi pemburu kuliner lokal, tetapi juga destinasi wisata sejarah yang wajib disinggahi di Semarang.

Untuk kunjungan pertama ini, kami sengaja belum membahas rasa kulinernya secara mendalam. Yang jelas, penataan di lantai 2 ini berhasil membuat suasana Pasar Johar terasa lebih rapi dan nyaman tanpa mengikis karakter bangunan aslinya.

Pengalaman mampir yang sangat menyenangkan. Semoga ada momentum lagi dalam waktu dekat agar kami bisa berkunjung ke sana, tempat rehat yang pas saat main ke kawasan Johar.

Artikel terkait:

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

🎯 Kisah Oktober: Pas Paket XL Nonaktif, Google AI Plus Pun Ikut "Masuk Angin"

📶 Pengalaman Uji Jaringan 5G XL di CFD Simpang Lima Semarang: Pakai Motorola Moto G45 5G, Berapa Kecepatannya?

🚗 Pengunjung GIIAS Semarang 2026 Tertahan di Angka 28 Ribuan, Ada Apa?