Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

10 Alasan Mengapa Anda Memilih Mute User Dibanding Unfollow


Jengkel melihat teman anda selalu mencibir atau mengeluh tentang apa saja lewat timeline. Daripada meng-unfollow teman anda, lebih baik Mute saja. Itu lebih baik.  Berikut alasannya.


1. Tidak 100% “benci”


“Mendiamkan” pengguna lain bukan berarti benci. Pengguna hanya tak ingin membaca celotehan pengguna terpilih yang terlalu over.


2. Muncul perasaan “takut”


Apa yang ditakutkan? Tak jarang pengguna tertentu kicauan konten yang “ditakuti”. Misalkan tweet kasar atau tidak senonoh. Mengapa tak unfollow saja? Jika pengguna itu adalah teman dekat?


3. Cuma ingin follow


Alasan selanjutnya yakni hanya ingin follow namun tak peduli dengan kicauannya. Sehingga ada perasaan santun yang muncul. Misalkan saja pengguna telah di-follow user lain. Tak sopan bukan jika tidak follback.


4. Ingin terlihat “gaul”


Jika hanya mengikuti segelintir orang di Twitter kesannya gak “gaul”. Namun, jika terlalu banyak mengikuti orang lain maka linimasa akan berjubel. Jadi, mute saja.


5. “Blokir” namun lebih sopan


Terkadang muncul perasaan jengkel ke pengguna tertentu namun tak tega untuk unfollow akunnya. Jadi, mute bisa diposisikan sebagai aksi “blokir” namun lebih santun.


6. Bukan user namun kicauannya


Hampir sama dengan poin pertama, sedianya pengguna tidak membenci orangnya. Namun mereka jengah dengan kicauannya yang terlalu berisik.


7. Meredam “gosip”


Terkadang di lingkungan tertentu tak jarang gunakan Twitter untuk bergosip. Sebagian orang terkadang merasa terganggu. Alhasil, redam saja dengan mute. Misalkan saja untuk lingkungan teman kantor.


8. Hilangkan retweet


Jengkel dengan akun yang suka RT tweet dari akun itu-itu saja? Fitur mute bisa diposisikan untuk meredam aksi itu dibanding memilih blokcing.


9. Menjaga jarak


Ibarat orang sedang ada masalah asmara, fitur mute bisa dimanfaatkan untuk menjaga jarak ke pengguna tertentu. Jika problem telah reda, silakan di unmute.


10. Stop care


Terkait poin sebelumnya, ada kalanya dengan tidak membaca kicauan orang lain adalah salah satu bentuk perhatian untuk tidak lagi memberikan perhatian. Singkatnya, ini satu solusi untuk tidak peduli lagi dengan orang yang sebelumnya diperhatikan.


Sumber : sidomi.com (14/5)
Gambar : Google


...

Informasi Pemasangan Iklan


Konta kami via email : dotsemarang [at] gmail.com atau klik disini

Comments