Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

Image
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...

10 Alasan Mengapa Anda Memilih Mute User Dibanding Unfollow


Jengkel melihat teman anda selalu mencibir atau mengeluh tentang apa saja lewat timeline. Daripada meng-unfollow teman anda, lebih baik Mute saja. Itu lebih baik.  Berikut alasannya.


1. Tidak 100% “benci”


“Mendiamkan” pengguna lain bukan berarti benci. Pengguna hanya tak ingin membaca celotehan pengguna terpilih yang terlalu over.


2. Muncul perasaan “takut”


Apa yang ditakutkan? Tak jarang pengguna tertentu kicauan konten yang “ditakuti”. Misalkan tweet kasar atau tidak senonoh. Mengapa tak unfollow saja? Jika pengguna itu adalah teman dekat?


3. Cuma ingin follow


Alasan selanjutnya yakni hanya ingin follow namun tak peduli dengan kicauannya. Sehingga ada perasaan santun yang muncul. Misalkan saja pengguna telah di-follow user lain. Tak sopan bukan jika tidak follback.


4. Ingin terlihat “gaul”


Jika hanya mengikuti segelintir orang di Twitter kesannya gak “gaul”. Namun, jika terlalu banyak mengikuti orang lain maka linimasa akan berjubel. Jadi, mute saja.


5. “Blokir” namun lebih sopan


Terkadang muncul perasaan jengkel ke pengguna tertentu namun tak tega untuk unfollow akunnya. Jadi, mute bisa diposisikan sebagai aksi “blokir” namun lebih santun.


6. Bukan user namun kicauannya


Hampir sama dengan poin pertama, sedianya pengguna tidak membenci orangnya. Namun mereka jengah dengan kicauannya yang terlalu berisik.


7. Meredam “gosip”


Terkadang di lingkungan tertentu tak jarang gunakan Twitter untuk bergosip. Sebagian orang terkadang merasa terganggu. Alhasil, redam saja dengan mute. Misalkan saja untuk lingkungan teman kantor.


8. Hilangkan retweet


Jengkel dengan akun yang suka RT tweet dari akun itu-itu saja? Fitur mute bisa diposisikan untuk meredam aksi itu dibanding memilih blokcing.


9. Menjaga jarak


Ibarat orang sedang ada masalah asmara, fitur mute bisa dimanfaatkan untuk menjaga jarak ke pengguna tertentu. Jika problem telah reda, silakan di unmute.


10. Stop care


Terkait poin sebelumnya, ada kalanya dengan tidak membaca kicauan orang lain adalah salah satu bentuk perhatian untuk tidak lagi memberikan perhatian. Singkatnya, ini satu solusi untuk tidak peduli lagi dengan orang yang sebelumnya diperhatikan.


Sumber : sidomi.com (14/5)
Gambar : Google


...

Informasi Pemasangan Iklan


Konta kami via email : dotsemarang [at] gmail.com atau klik disini

Comments

Popular posts from this blog

🎬 Tren Pemasaran Film Indonesia di Threads: Tiket Gratis, Riuhnya Agensi Kilat, Hingga Realita Kreator di Lapangan

🔥 Menemukan Petis Kangkung di Jalan Jolotundo: Kuliner Legendaris Semarang yang Bertahan di Tengah Dinamika Kota

💻 Menilik ASUS ExpertBook B9450: Laptop Eks Kantor Jepang 7 Jutaan

🏛️ Menelusuri FKL 2026 di Pagi Menjelang Siang: Usia ke-15 yang Senyap di Balik Bayang-Bayang MTQ Nasional

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026