Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juli 2026

Image
Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...

Orang Indonesia Tak Bisa Lepas dari Internet, Ini Buktinya


Judul diatas saya ambil dari judul yang sama dari situs media terkenal. Saya tertarik dengan informasinya yang menurut saya setidaknya dapat membuka mata sebagian orang yang belum melek Internet.

Postingan yang ditulis 9 Agustus tersebut menceritakan Putri Silalahi yang bekerja sebagai Head of Communication Google Indonesia di sebuah acara workshop IdeaFest 2015 bertajuk "How People Change Our Life?" di Jakarta, Jumat, 7 Agustus 2015.

Saat ini, pertumbuhan penggunaan ponsel pintar di Indonesia melesat sampai 50 persen. Artinya, masyarakat Indonesia tidak bisa lepas dari Internet. "Sebelum melakukan sesuatu, orang-orang pasti akan cek dulu di Google," tuturnya.

April lalu, kata kunci "doa untuk ujian nasional" menjadi trending topic. Popularitasnya terjadi pukul 5 pagi pada hari pertama ujian nasional. Putri menjelaskan, artinya, semua hal yang dilakukan masyarakat tidak bisa lepas dari Internet.

Dengan kebiasaan yang lekat dengan Internet, seharusnya, kata dia, masyarakat dapat memanfaatkan Internet untuk berbisnis dan meraup keuntungan. "Memang tidak ada aturan baku untuk itu. Asal kita bisa memanfaatkan peluang, itu bisa mengubah hidup kita," ucapnya.

Putri mencontohkan seseorang yang pandai menggandakan kunci atau tukang duplikat kunci yang beralamat di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Awalnya, dia tidak dapat menghasilkan banyak uang karena posisi warungnya tidak strategis lantaran tertutup pohon.

Lagi pula di Bendungan Hilir, ujar Putri, banyak tukang duplikat kunci lain. Namun, tutur Putri, Aji, pemilik warung duplikat kunci tersebut, dapat memanfaatkan peluang dengan memasang alamat warungnya di Google Bisnisku.

Hasilnya, warung duplikat kunci milik Aji terkenal dan menduduki halaman pertama ketika kita mengetik "tukang kunci duplikat".

...

Melihat apa yang disampaikan diatas tentu kebutuhan akan informasi menjadi sebuah potensi untuk terus digali, seperti blogger khususnya. Karena itu, buatlah informasi yang menarik dan disukai pengguna internet.

Original konten klik disini.
Referensi by tekno.tempo.co

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juli 2026

Kebun Binatang Semarang ( Bonbin)

Tarik Tunai ShopeePay di Indomaret, Berapa Biaya Admin?

🇮🇩 Melihat Sisi Lain Logo HUT RI ke-81 yang Lahir dari Sayembara dan Pilihan Netizen

📱 Mengatasi Masalah Autentikasi Google Play Store di Chromebook: Sebuah Pelajaran Berharga tentang Backup Data