Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Orang Indonesia Tak Bisa Lepas dari Internet, Ini Buktinya


Judul diatas saya ambil dari judul yang sama dari situs media terkenal. Saya tertarik dengan informasinya yang menurut saya setidaknya dapat membuka mata sebagian orang yang belum melek Internet.

Postingan yang ditulis 9 Agustus tersebut menceritakan Putri Silalahi yang bekerja sebagai Head of Communication Google Indonesia di sebuah acara workshop IdeaFest 2015 bertajuk "How People Change Our Life?" di Jakarta, Jumat, 7 Agustus 2015.

Saat ini, pertumbuhan penggunaan ponsel pintar di Indonesia melesat sampai 50 persen. Artinya, masyarakat Indonesia tidak bisa lepas dari Internet. "Sebelum melakukan sesuatu, orang-orang pasti akan cek dulu di Google," tuturnya.

April lalu, kata kunci "doa untuk ujian nasional" menjadi trending topic. Popularitasnya terjadi pukul 5 pagi pada hari pertama ujian nasional. Putri menjelaskan, artinya, semua hal yang dilakukan masyarakat tidak bisa lepas dari Internet.

Dengan kebiasaan yang lekat dengan Internet, seharusnya, kata dia, masyarakat dapat memanfaatkan Internet untuk berbisnis dan meraup keuntungan. "Memang tidak ada aturan baku untuk itu. Asal kita bisa memanfaatkan peluang, itu bisa mengubah hidup kita," ucapnya.

Putri mencontohkan seseorang yang pandai menggandakan kunci atau tukang duplikat kunci yang beralamat di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Awalnya, dia tidak dapat menghasilkan banyak uang karena posisi warungnya tidak strategis lantaran tertutup pohon.

Lagi pula di Bendungan Hilir, ujar Putri, banyak tukang duplikat kunci lain. Namun, tutur Putri, Aji, pemilik warung duplikat kunci tersebut, dapat memanfaatkan peluang dengan memasang alamat warungnya di Google Bisnisku.

Hasilnya, warung duplikat kunci milik Aji terkenal dan menduduki halaman pertama ketika kita mengetik "tukang kunci duplikat".

...

Melihat apa yang disampaikan diatas tentu kebutuhan akan informasi menjadi sebuah potensi untuk terus digali, seperti blogger khususnya. Karena itu, buatlah informasi yang menarik dan disukai pengguna internet.

Original konten klik disini.
Referensi by tekno.tempo.co

Comments

Popular posts from this blog

🚀 Cara Praktis Update YouTube Shorts via Komputer, Ternyata Bisa!

🏥 Menjelajahi Lantai 3 Cardea Semarang: Zona 'Recovery' yang Naik Kelas

☕ Mencicipi Coco Latte: Saat Hydro Coco dan Anomali Coffee "Salaman" di Pelataran MAJT

♻️ Jangan Dibuang! Jejak Karbon di Balik Kotak Nasi Buka Puasa Masjid Agung Jawa Tengah

Parkir di The Park Mall Hanya Melayani Pembayaran Non Tunai