Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

Orang Indonesia Tak Bisa Lepas dari Internet, Ini Buktinya


Judul diatas saya ambil dari judul yang sama dari situs media terkenal. Saya tertarik dengan informasinya yang menurut saya setidaknya dapat membuka mata sebagian orang yang belum melek Internet.

Postingan yang ditulis 9 Agustus tersebut menceritakan Putri Silalahi yang bekerja sebagai Head of Communication Google Indonesia di sebuah acara workshop IdeaFest 2015 bertajuk "How People Change Our Life?" di Jakarta, Jumat, 7 Agustus 2015.

Saat ini, pertumbuhan penggunaan ponsel pintar di Indonesia melesat sampai 50 persen. Artinya, masyarakat Indonesia tidak bisa lepas dari Internet. "Sebelum melakukan sesuatu, orang-orang pasti akan cek dulu di Google," tuturnya.

April lalu, kata kunci "doa untuk ujian nasional" menjadi trending topic. Popularitasnya terjadi pukul 5 pagi pada hari pertama ujian nasional. Putri menjelaskan, artinya, semua hal yang dilakukan masyarakat tidak bisa lepas dari Internet.

Dengan kebiasaan yang lekat dengan Internet, seharusnya, kata dia, masyarakat dapat memanfaatkan Internet untuk berbisnis dan meraup keuntungan. "Memang tidak ada aturan baku untuk itu. Asal kita bisa memanfaatkan peluang, itu bisa mengubah hidup kita," ucapnya.

Putri mencontohkan seseorang yang pandai menggandakan kunci atau tukang duplikat kunci yang beralamat di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Awalnya, dia tidak dapat menghasilkan banyak uang karena posisi warungnya tidak strategis lantaran tertutup pohon.

Lagi pula di Bendungan Hilir, ujar Putri, banyak tukang duplikat kunci lain. Namun, tutur Putri, Aji, pemilik warung duplikat kunci tersebut, dapat memanfaatkan peluang dengan memasang alamat warungnya di Google Bisnisku.

Hasilnya, warung duplikat kunci milik Aji terkenal dan menduduki halaman pertama ketika kita mengetik "tukang kunci duplikat".

...

Melihat apa yang disampaikan diatas tentu kebutuhan akan informasi menjadi sebuah potensi untuk terus digali, seperti blogger khususnya. Karena itu, buatlah informasi yang menarik dan disukai pengguna internet.

Original konten klik disini.
Referensi by tekno.tempo.co

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

📶 Review Penggunaan Internet Smartfren Unlimited Suka-suka: Menguji Kesabaran di Kecepatan 512 Kbps

🎡 Dugderan Semarang 2026: Harmoni Tradisi di Tengah Riuhnya Sambut Imlek dan Ramadan

⚽ Semarang Mulai "Demam" Piala Dunia 2026?