Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Agustus 2026

Image
Memasuki bulan Agustus, atmosfer di sudut-sudut Kota Semarang mulai terasa berbeda. Kibaran bendera merah putih, umbul-umbul yang mulai menghiasi jalanan protokol, hingga gapura kampung yang bersolek cantik menandai dimulainya bulan kemerdekaan. Semarak Agustus selalu menjadi daya pikat tersendiri yang dinanti setiap tahunnya. Sebagai blog yang terus memantau pergerakan aktivitas lokal, kami pun tidak sabar membagikan daftar acara menarik apa saja yang bakal memeriahkan kota sepanjang bulan ini. Salah satu magnet utama yang paling ditunggu-tunggu adalah perayaan tahunan kirab budaya yang berpusat di Sam Poo Kong. Event akulturasi budaya berskala besar tersebut dipastikan akan menjadi daya tarik utama, baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang sedang berkunjung ke Kota Atlas. Bagi yang sedang menyusun rencana akhir pekan atau mencari hiburan di sela-sela aktivitas harian, berikut adalah kalender agenda, acara, festival kuliner, dan kegiatan komunitas di Kota Semarang sepanjang bulan ...

Bisnis Kuliner Sekarang Wajib Gunain Media Sosial


Gambar : Google

Sepertinya buka bisnis kuliner di Semarang masih sama beberapa tahun belakangan menurut saya, khususnya bisnis yang gulung tikar. Entahlah, padahal sudah gunain media sosial tapi.

Beberapa waktu lalu saya melintas disebuah rumah makan. Papan yang bertuliskan disewakan benar-benar membuat saya sedih mengingat tempat tersebut kerap kali saya singgahi untuk makan langsung disana maupun pesan antar.

Kata hati saya hanya bisa bilang, lagi-lagi Semarang.

Bisnsi kuliner wajib gunain media sosial

Entahlah apa yang salah dengan bisnis kuliner disini. Bila dilihat dari lokasinya yang strategis, menurut saya, ini sudah lumayan. Yang berkunjung juga ramai. Tapi lama tidak kesini, kaget saja bangunan sudah disewakan. Apalagi media sosial juga sudah digunakan, meski saya tidak memantaunya. Semoga saja akun medsosnya aktif, sih.

Di era sekarang, media sosial adalah alat promosi yang menawarkan berbagai cara baru untuk mengembangkan bisnis kuliner. "Sekarang, orang sebelum makan pasti memfotonya dulu," kata Fexellarado Ruby yang aktif sebagai food blogger (dikutip dari travel.tempo.co).

Perkembangan digital saat ini memang dampaknya banyak terjadi di level bisnis ketimbang urusan mengolah makanannya. Akibatnya pemanfaatan media sosial seperti Instagram jadi sangat digemari. "Pemasaran di bisnis makanan jauh lebih baik dari sebelumnya."

Tempat makan yang masih menggunakan promosi standar, tidak akan lama bertahan. "Banyak tempat makan yang tidak tahu cara menjual makanan mereka lewat media sosial." Steven Kim, pendiri situs direktori kuliner Qraved.

Padahal membangung bisnis kuliner itu perlu biaya tidak sedikit, dan mereka sepertinya tidak memanfaatkan perkembangan digital dengan baik hingga akhirnya bangkrut.

...

Mungkin sebaiknya para pelaku bisnis kuliner sudah mulai menggunakan teknologi seperti media sosial. Ada Instagram yang tengah populer, twitter untuk perpanjangan promosi, facebook menjaring like dan lain sebagainya.

Jangan lupa juga untuk mengundang komunitas disekitar wilayah Anda untuk mempromosikan bisnis kuliner Anda. Mereka seperti blogger, kuliner, media sosial dan masih banyak lagi.

Dengan memanfaatkan teknologi seperti media sosial, para pelaku bisnis kuliner setidaknya bisa mendapatkan harga promosi lebih terjangkau ketimbang promosi konvensional.

Referensi : travel.tempo.co

Comments

Popular posts from this blog

🍽️ Fenomena Satu Atap: Ketika Burjo Modern dan Masakan Padang Berduet Menaklukkan Kuliner Semarang

📱 Lanjutan Berburu Hape 5G: Berpaling dari itel P55, Berlabuh di Motorola G45 5G

🅿️ Menilik Sisi Luar Pagi Sore Kota Lama Semarang: Cerita Lahan Parkir Luas dan Aturan Tarifnya

🚗 Menolak Ikut “Drama”: Keputusan Melepas GIIAS Semarang 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Agustus 2026