Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

Strategi Wayang Orang Ngesti Pandawa Menarik Penonton Muda



Di era teknologi sekarang, Wayang Orang terus berjuang demi dapat bertahan untuk tetap melestarikan budaya. Wayang Orang Ngesti Pandawa sebagai ikon budaya di kota Semarang menyadari tantangan tersebut.

Didirikan pada 1 Juli 1937 oleh lima tokoh yaitu Sastro Sabdo, Darso Sabdo, Narto Sabdo, Sastrosoedirjo serta Kusni, pertunjukkan seni ini Mengalami masa kejayaan mulai pertengahan 1950-an hingga dekade 1980-an.

Seni pertunjukkan yang sekali pementasan, melibatkan jumlah pemain tak kurang dari 50 orang ini sadar bahwa tantangan jaman merupakan penyebabnya bila tak melakukan inovasi secara berkala.

Waktu yang silih berganti, mau tidak mau membuat kesenian pertunjukkan ini mengalami dilema. Kurangnya minat penonton khususnya generasi muda adalah salah satu masalah yang mau tidak mau harus dihadapi. Dari mendatangkan bintang tamu hingga penggarapan lakon.

Baru-baru ini, pihak Wayang orang Ngesti Pandawa terus berinovasi dengan cara mendatangkan bintang tamu hingga penggarapan lakon yang menyesuaikan yang tentu lebih menghibur.

"Wujud inovasi adalah menghadirkan sejumlah bintang tamu untuk ikut mendukung pementasan. ”Seperti wayang orang Bharata Jakarta dan Didi Nini Thowok,” Widayat - Sutradara Ngesti Pandawa. (Suaramerdeka)

Strategi Wayang orang Ngesti Pandawa untuk tetap bisa eksis di tengah gempuran budaya baru yang datang dari luar patut diapresiasi, mengingat bukan sesuatu yang mudah untuk menjaga warisan budaya asli Nusantara bisa tetap hidup, apalagi tumbuh dan berkembang.

Dikutip dari slideshare BCA yang berjudul “Eksisten Wayang di Tanah Air”, diperlukan sebuah sinergi antaragenerasi dan juga antarprofesi demi keberlangsungan seni wayang sebagai warisan budaya bangsa yang patut dibanggakan pada dunia internasional agar seni wayang (yang terdiri dari berbagai jenis) bisa tetap bertahan.



Gambar : Google

Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Tur Menelusuri Bangunan Sejarah Kota Lama Lewat Kaca Mata Kartu Pos Jadul

💻 Lebih dari Sekadar Laptop Bisnis, ASUS ExpertBook PM3 Bawa Standar Baru di 2026

🚀 AXIS 5G Hadir di Kota Semarang, Apa Itu Jargon "Absolute Fast"?