Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

Cerita Dibalik Desain Stasiun Tawang



Anda yang pernah melakukan perjalanan menggunakan keretea api khususnya dari stasiun tawang, pernahkah terlintas untuk mengetahui cerita dibalik desain stasiun yang berdiri sejak tahun 1914. Sedikit info yang mungkin memberi wawasan.

Tahun ini Stasiun Tawang sudah menginjak usia 100 tahun. Pada tanggal 1 Juni 1914, seabad lalu, Netherland Indische Spoorweg Maastschappij (NIS) meresmikan stasiun Tawang yang melayani angkutan penumpang jalur Semarang-Tanggung.

Seperti dikutip dari jateng.tribunnews.com (7/5/2014), NIS membutuhkan waktu tiga tahun lamanya untuk membangun stasiun Tawang sejak peletakkan batu pertama, 29 April 1911.

Ketika pertama kali dibangun stasiun tawang hanya melayani kereta ke Timur (Solo/Yogyakarta). Sama sekali terpisah dari Stasiun Semarang-Poncol.

Sebelumnya, Selama beberapa tahun, stasiun Tawang sempat mengalami penambahan unsur bangunan yaitu loket. Kini memperingati 100 tahun berdirinya stasiun Tawang, bangunan inti dan desain Tawang dikembalikan ke aslinya.

Aula yang sebelumnya digunakan untuk tempat pembelian tiket sudah dikembalikan fungsinya. Kini, para pengunjung stasiun bisa menikmati bangunan asli seperti pertama kali dibangun.

Sebelumnya, Direktur Heritage PT. Kai, Ella Ubaidi mengatakan keaslian bangunan di setiap stasiun cagar budaya sudah dikembalikan ke aslinya. Misalnya di stasiun Tawang, loket. Tiketing sudah dipindah ke luar aula.

"Desain ini hasi arsitek Sloth-Blauwboer dengan arsitektur Romanticism yang populer. Gaya bangunan untuk memperingati 100 tahun kemerdekaan belanda dari Spanyol (Tentoonstelling)," kata manajer permuseuman PT KAI, Sapto Hartoyo di kantornya belum lama ini.

Saat berbincang di lawang Sewu yang juga berarsitektur eropa, ia mengaku kagum dengan desain stasiun tawang. Menurutnya, stasiun Tawang menarik dan berbeda dengan gaya bangunan lain kota Semarang.

Artikel terkait :
  • -

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

🗓️ Mengintip Kalender Event Kabupaten Semarang 2026: Dari Tradisi Merbabu hingga Festival Bunga

⛱️ Jadwal Buka Payung Raksasa Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Terbaru 2026

💻 Lebih dari Sekadar Laptop Bisnis, ASUS ExpertBook PM3 Bawa Standar Baru di 2026

🤳 Mengenal Kota Lama Semarang Lewat Kode QR: Solusi Wisata Mandiri Tanpa Bingung Cari Pemandu