Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

Image
Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...

Cerita Dibalik Desain Stasiun Tawang



Anda yang pernah melakukan perjalanan menggunakan keretea api khususnya dari stasiun tawang, pernahkah terlintas untuk mengetahui cerita dibalik desain stasiun yang berdiri sejak tahun 1914. Sedikit info yang mungkin memberi wawasan.

Tahun ini Stasiun Tawang sudah menginjak usia 100 tahun. Pada tanggal 1 Juni 1914, seabad lalu, Netherland Indische Spoorweg Maastschappij (NIS) meresmikan stasiun Tawang yang melayani angkutan penumpang jalur Semarang-Tanggung.

Seperti dikutip dari jateng.tribunnews.com (7/5/2014), NIS membutuhkan waktu tiga tahun lamanya untuk membangun stasiun Tawang sejak peletakkan batu pertama, 29 April 1911.

Ketika pertama kali dibangun stasiun tawang hanya melayani kereta ke Timur (Solo/Yogyakarta). Sama sekali terpisah dari Stasiun Semarang-Poncol.

Sebelumnya, Selama beberapa tahun, stasiun Tawang sempat mengalami penambahan unsur bangunan yaitu loket. Kini memperingati 100 tahun berdirinya stasiun Tawang, bangunan inti dan desain Tawang dikembalikan ke aslinya.

Aula yang sebelumnya digunakan untuk tempat pembelian tiket sudah dikembalikan fungsinya. Kini, para pengunjung stasiun bisa menikmati bangunan asli seperti pertama kali dibangun.

Sebelumnya, Direktur Heritage PT. Kai, Ella Ubaidi mengatakan keaslian bangunan di setiap stasiun cagar budaya sudah dikembalikan ke aslinya. Misalnya di stasiun Tawang, loket. Tiketing sudah dipindah ke luar aula.

"Desain ini hasi arsitek Sloth-Blauwboer dengan arsitektur Romanticism yang populer. Gaya bangunan untuk memperingati 100 tahun kemerdekaan belanda dari Spanyol (Tentoonstelling)," kata manajer permuseuman PT KAI, Sapto Hartoyo di kantornya belum lama ini.

Saat berbincang di lawang Sewu yang juga berarsitektur eropa, ia mengaku kagum dengan desain stasiun tawang. Menurutnya, stasiun Tawang menarik dan berbeda dengan gaya bangunan lain kota Semarang.

Artikel terkait :
  • -

Comments

Popular posts from this blog

📍 Cardea Semarang Resmi Buka di Jangli, Hadirkan Konsep Physio-Pilates Pertama

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

👩‍💻 Hari Perempuan Sedunia 2026: Kabar Galau Gandjel Rel dan Estafet Semangat di SDK Semarang

🕌 Menjemput Maghrib di Jantung Kota: Tradisi Buka Puasa di Masjid Raya Baiturrahman Semarang

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026