Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

Mengenal Polisi Pariwisata Semarang

Sejak dibentuk tahun 2011, Semarang telah memiliki polisi yang bertugas secara khusus mengurusi pariwisata. Polisi Pariwisata agak berbeda dengan polisi lainnya yang dapat terlihat dari pakaian yang digunakan. salah satu yang membedakan adalah penggunaan dasi merah.

Mereka selalu terlihat di ruas jalan di Kota Semarang dengan menggunakan sepeda. Dan kini, kami sering melihatnya di acara semacam coffee morning. Wah, kami sempat pangling dengan seragam tersebut. Oh, ternyata polisi pariwisata.

Polisi pariwisata sendiri dibekali teknik-teknik khusus, seperti kemampuan bahasa, penampilan, dan lainnya. Untuk mendukung itu, pihaknya memberikan les privat khusus dengan pengajar langsung dari Amerika.

Untuk menjadi anggota polisi pariwisata, yang ditekankan adalah kemampuan, penampilan, dan yang tak kalah penting adalah menjadi sopir. Seperti yang dilakukan belum lama ini, anggota ditugaskan mengantar turis mancanegara ke Borobudur.

Oh ya, terkadang mereka menggunakan celana pendek saat berpatroli, lho. Untuk tugas sendiri, mereka memantau keamanan pada obyek-obyek vital di Kota Semarang . Sedikitnya ada 15 anggota polisi pariwisata di bawah naungan Polrestabes Semarang. Mereka bertugas memantau keamanan di sejumlah tempat pariwisata di Kota Semarang.

Di antaranya wisata bahari, gua kreo, wisata air, kebun binatang, wonderia, water blaster, wisata religi seperti Masjud Agung Jawa Tengah (MAJT), Sampookong dan lain-lain, menjadi obyek pengamanan unit polisi pariwisata ini.

Tempat-tempat khusus seperti lokalisasi, karaoke, panti-panti pijat, perhotelan, kuliner juga menjadi obyek atau tugas pokok unit pariwisata juga akan menjadi wilayah pantauannya. Untuk perhotelan sendiri pihaknya telah melakukan kerja sama dengan PHRI.

Mereka juga punya blog, lho. Ini salah satunya : polisipariwisata-polisipariwisata.blogspot.com. Sebagai info selain Semarang, beberapa kota yang sudah memiliki polisi pariwisata diantaranya Surabaya, Jakarta, Denpasar, Yogyakarta, Jambi, Bandar Lampung, Bandung dan lainnya. Polisi pariwisata sudah bekerja sejak Juli 2008.

Sumber :

  • lawangsewupos.com
  • kliping-gosip.blogspot.com

Foto : google

Artikel terkait :

Comments

  1. cara menjadi polisi pariwisata gmana ya, apa sama seperti polisi biasa tamatan SMA/SARJANA,ada pendidikanya atau seperti apa???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya sama seperti yang lain, namun nanti bakal diberi bekal yang lain terkait Pariwisata.

      Maaf, kami tidak bisa jawab sepenuhnya untuk ini.
      Silahkan langsung ke pak Polisi aja yah

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

AMOLI, Laptop Buatan Mana?

🎡 Dugderan Semarang 2026: Harmoni Tradisi di Tengah Riuhnya Sambut Imlek dan Ramadan

📶 Review Penggunaan Internet Smartfren Unlimited Suka-suka: Menguji Kesabaran di Kecepatan 512 Kbps

⚽ Semarang Mulai "Demam" Piala Dunia 2026?