Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

Image
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...

Lawang Sewu, digadang Mampu Menyedot Wisatawan Domestik



Tahun 2013, Semarang terus berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke kota lumpia ini. Selain memiliki banyak tempat wisata, Objek unggulan di Kota Semarang cenderung bercorak historis dan religius. Salah satunya Lawang Sewu.

Bangunan ini merupakan satu dari 102 gedung tua di Kota Semarang yang digadang-gadang mampu menyedot wisatawan domestik maupun mancanegara.Di dalam bangunan berbentuk leter U itu menyuguhkan perjalanan sejarah awal munculnya perusaaan perkertaapian milik kolonial Belanda, yang sekaligus kekejaman tentara Jepang.

Gedung yang dirancang oleh JF Klinkhamer dan Ovendag itu selesai dibangun pada 1908 untuk kantor Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij (NIS). Bangunan yang bergaya renaissance revival memiliki banyaknya pintu dan jendela. Saking banyaknya pintu dan jendela, orang menyebutnya Lawangsewu.

Yang menarik daril bangunan itu adalah kontruksi di bawah bangunan yang dibuatkan lorong drainase. Lorong air itu sengaja dibuat untuk menjaga suhu udara yang tepat di dalam gedung di daerah tropis. Udara lembab dari drainase itu akan keluar melalui pori-pori di lantai. Dengan begitu, udara ruangan yang sejuk tetap terjaga.

Ditambah lagi, posisi atap yang tinggi, pintu dan jendela yang cukup besar membuat sirkulasi udara cukup bagus. Semua bahan bangunan di datangkan dari Eropa, kecuali kayu jati dan batu alam.

’’Tetapi, ketika tentara Jepang menguasai Semarang, kantor NIS dijadikan markas dan lorong drainase sebagai tempat penyiksaan tentara Indonesia,’’ ungkap seorang pemandu wisata.

Original Posting : Berharap Wisatawan Betah di Semarang
Sumber : suaramerdeka.com

Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

🎬 Tren Pemasaran Film Indonesia di Threads: Tiket Gratis, Riuhnya Agensi Kilat, Hingga Realita Kreator di Lapangan

📶 Nyoba Wi-Fi Publik Pemkot Semarang di Tri Lomba Juang: Adem Tempatnya, Gimana Kecepatannya?

🔥 Menemukan Petis Kangkung di Jalan Jolotundo: Kuliner Legendaris Semarang yang Bertahan di Tengah Dinamika Kota

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

🏛️ Menelusuri FKL 2026 di Pagi Menjelang Siang: Usia ke-15 yang Senyap di Balik Bayang-Bayang MTQ Nasional