Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Lawang Sewu, digadang Mampu Menyedot Wisatawan Domestik



Tahun 2013, Semarang terus berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke kota lumpia ini. Selain memiliki banyak tempat wisata, Objek unggulan di Kota Semarang cenderung bercorak historis dan religius. Salah satunya Lawang Sewu.

Bangunan ini merupakan satu dari 102 gedung tua di Kota Semarang yang digadang-gadang mampu menyedot wisatawan domestik maupun mancanegara.Di dalam bangunan berbentuk leter U itu menyuguhkan perjalanan sejarah awal munculnya perusaaan perkertaapian milik kolonial Belanda, yang sekaligus kekejaman tentara Jepang.

Gedung yang dirancang oleh JF Klinkhamer dan Ovendag itu selesai dibangun pada 1908 untuk kantor Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij (NIS). Bangunan yang bergaya renaissance revival memiliki banyaknya pintu dan jendela. Saking banyaknya pintu dan jendela, orang menyebutnya Lawangsewu.

Yang menarik daril bangunan itu adalah kontruksi di bawah bangunan yang dibuatkan lorong drainase. Lorong air itu sengaja dibuat untuk menjaga suhu udara yang tepat di dalam gedung di daerah tropis. Udara lembab dari drainase itu akan keluar melalui pori-pori di lantai. Dengan begitu, udara ruangan yang sejuk tetap terjaga.

Ditambah lagi, posisi atap yang tinggi, pintu dan jendela yang cukup besar membuat sirkulasi udara cukup bagus. Semua bahan bangunan di datangkan dari Eropa, kecuali kayu jati dan batu alam.

’’Tetapi, ketika tentara Jepang menguasai Semarang, kantor NIS dijadikan markas dan lorong drainase sebagai tempat penyiksaan tentara Indonesia,’’ ungkap seorang pemandu wisata.

Original Posting : Berharap Wisatawan Betah di Semarang
Sumber : suaramerdeka.com

Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

🌙 Mengapa di Chromebook Tidak Ada Tombol 'Sleep'?

⛪ Karnaval Paskah Kota Semarang 2026: Rekor Peserta dan Pesan Persatuan yang Semakin Kuat