Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

Image
Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...

Tahun 2020, Indonesia Targetkan Datangkan 20 juta Wisatawan Mancanegara


Menarik membaca salah satu artikel dari website Kontan yang terbit kamis (4/9). Disebutkan, Indonesia bisa mendatangkan 20 juta wisatawan tahun 2020. Siapkah Semarang menyambut juga?



"Tren pariwisata dunia meningkat, tahun 2013 ada 1 miliar orang berkunjung ke berbagai negara di seluruh dunia dan tahun 2030 diperkirakan 1,8 miliar orang yang akan berwisata," Sapta Nirwandar (Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ).


Sebagai negara kepulauan terbesar, Indonesia punya potensi besar dalam sektor pariwisata. Tercatat, sektor pariwisata menyumbang 4% dari Gross Domestic Product (GDP) nasional.

Namun, ironis sektor pariwisata Indonesia belum terlalu mumpuni untuk menggaet wisatawan mancanegara karena masih terhambat beberapa kendala.

Bandingkan dengan beberapa negara lain seperti Perancis yang kedatangan 83 juta wisatawan, padahal penduduk 45 juta orang dan Singapura berhasil menggaet 10 juta wisatawan mancanegara dengan modal sumber daya penduduk hanya 5 juta orang.

Menurut Sapta, Indonesia perlu membenahi pariwisata jika ingin mengaet lebih banyak lagi wisatawan mancanegara datang kemari. Dia bilang Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) menginginkan Indonesia bisa mendatangkan 20 juta orang wisatawan mancanegara datang pada tahun 2020.

Ketua Harian Asosiasi Kawasan Pariwisata Indonesia Poernomo Siswoprasetijo menyebut, pengelolaan destinasi pariwisata harus didukung infrastruktur bagi wisatawan sehingga tertarik untuk datang.

Dia pun Menjadikan beberapa destinasi pariwisata sbg KEK bisa menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) guna menunjang infrastruktur pariwisata.



"Kita akan perbaiki destinasi, Indonesia Barat punya wisata budaya dan Indonesia Timur ada wisata bahari," katanya", Sapta.


Untuk mendongkrak sektor pariwisata, program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Pintu gerbang pariwisata Indonesia berada di Bali dan Nusa Tenggara karena 45% pariwisata ada disana.

Bagaimana dengan Semarang?

Menurut website dppad.jatengprov (4/12/2013), Penduduk Kota Semarang sampai dengan tahun 2013 adalah 1.744.500 jiwa. Dengan luas wilayah 451,47 km maka kepadatan penduduk per kilometer persegi adalah 3.864 jiwa.

Dengan harapan tahun 2020 tersebut, Semarang seharusnya dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara. Apalagi Semarang memiliki lebih dari 10 tempat wisata yang keren-keren dan Semarang, Kota Metropolitan Terbesar Kelima di Indonesia.

Referensi dan Sumber:



  • industri.kontan.co.id or klik disini (sumber)

  • dppad.jatengprov

...
Informasi Pemasangan Iklan

Konta kami via email : dotsemarang [at] gmail.com atau klik disini

Comments

Popular posts from this blog

🏠 Mengenal Homeless Media: Catatan dari ISMN Meet Up 2026 hingga Isu BAKOM RI

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

🥛 Lama Tak Menyapa Boyolali: Dari Segarnya Tlatar ke Kelas Cerdas Digital XLSMART

💻 Catatan Launching ASUS ExpertBook Ultra: Ketika "Tanpa Kompromi" Menjadi Standar Baru

📻 Keliling Dunia Lewat Frekuensi: Pengalaman Menjelajahi Radio Garden dari Layar Chromebook