Posts

Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

🎓 Belajaraya 2026 Semarang: Gairah Komunitas di Awal Tahun dan Sinyal Menuju Puncak Hardiknas

Image
Awal tahun 2026, gairah kami langsung tersulut saat mendengar kabar berkumpulnya puluhan komunitas di Semarang dalam sebuah perhelatan bertajuk Belajaraya . Jujur saja, nama ini awalnya terdengar asing di telinga kami, namun rasa penasaran membawa langkah kami menuju kawasan Wisma Perdamaian pada Sabtu (10/1) kemarin. Seperti apa keseruannya? Mari intip. Bukan Sekadar Festival Pendidikan Biasa Bagi yang belum akrab, Belajaraya adalah festival pendidikan tahunan yang diinisiasi oleh jaringan Semua Murid Semua Guru (SMSG) . Gerakan ini menjadi titik temu bagi pendidik, praktisi kreatif, hingga publik figur yang peduli pada masa depan pendidikan kita. Kolaborasi menjadi napas utama di sini. Fokusnya jelas: gotong royong . Ada keyakinan kuat bahwa urusan pendidikan bukan hanya beban pundak pemerintah atau guru di sekolah, melainkan tanggung jawab kolektif kita semua. Semarang: Gerbang Pembuka Tur Nasional Ada fakta menarik yang kami temukan. Tahun 2026 ini merupakan gelaran Belajaraya ke-4...

✨ Galeri Sido Muncul Hotel Tentrem Jogja: Sebuah Penyesalan yang Terlambat

Image
Kami melepaskan satu kesempatan menarik saat berkunjung ke Hotel Tentrem Yogyakarta bulan Agustus 2025 lalu. Alasannya sebenarnya sangat sederhana dan manusiawi: faktor kelelahan. Tiba di lokasi pada pagi hari setelah perjalanan panjang, fokus kami saat itu hanyalah mencari tempat duduk nyaman untuk sekadar bersantai sejenak. Persis di depan area kami duduk, sebuah galeri dengan fasad elegan berbingkai hitam minimalis berdiri dengan anggunnya. Dari luar, pandangan kami hanya menangkap deretan busana batik yang dipajang rapi pada manekin. Jujur saja, saat itu kami hanya menikmatinya dari kejauhan. Apalagi, kehadiran staf yang ramah di sana seolah menambah suasana "adem" di tengah kemegahan lobi hotel. Bagi Anda yang mengikuti linimasa kami, tentu tahu agenda utama kami di sana adalah menghadiri undangan acara ASUS Indonesia . Meski tidak menginap, Hotel Tentrem memberikan banyak impresi mendalam bagi kami. Selain keseruan event tersebut, fasilitas hotelnya pun luar biasa—bahk...

📌 Tur Menelusuri Bangunan Sejarah Kota Lama Lewat Kaca Mata Kartu Pos Jadul

Image
Sudah cukup lama kami tidak ikut serta dalam kegiatan walking tour sejarah di Kota Semarang. Jadi, begitu ada ajakan masuk, kami langsung mengiyakan tanpa pikir panjang. Kebetulan sekali, pemandunya adalah sosok yang sudah kami kenal baik. Kali ini, tujuannya adalah melihat sisi lain Kota Lama dari dimensi yang berbeda. Kami tidak terlalu ambil pusing apakah tur ini merupakan bagian resmi dari rangkaian pameran temporer " Potret Semarang dalam Bingkai Kartu Pos " yang tengah berlangsung di Gedung Oudetrap, atau memang agenda mandiri. Yang jelas, ajakan dari Mas Arry—sosok yang memang rajin mengajak kami keliling Semarang—selalu sayang untuk dilewatkan. Nostalgia Lewat Selembar Kartu Pos Jumat pagi (26/12/25), kami sudah merapat ke kawasan Kota Lama. Titik kumpulnya berada di dalam Gedung Oudetrap, tempat pameran kartu pos jadul yang sudah digelar sejak 19 Desember lalu. Sebelum melangkahkan kaki ke luar, kami menyempatkan diri mengitari koleksi yang dipamerkan sembari mende...

🚀 AXIS 5G Hadir di Kota Semarang, Apa Itu Jargon "Absolute Fast"?

Image
Keluarga XL Axiata nampaknya semakin agresif memperluas kuku kekuasaannya di Ibu Kota Jawa Tengah. Setelah sang kakak (XL) dan kompetitor lain seperti Smartfren sudah lebih dulu unjuk gigi, kini giliran AXIS yang resmi memamerkan sinyal 5G mereka di Kota Semarang . Momen promosi ini tertangkap kamera kami saat tim mereka melakukan aktivitas gerilya di area Car Free Day (CFD) Simpang Lima pada minggu pertama Januari 2026 . Ada satu hal yang mencuri perhatian: jargon 5G AF atau Absolute Fast . Penasaran apa maksudnya? Mengenal Apa Itu 5G AF (Absolute Fast) Istilah 5G AF sebenarnya merupakan branding atau jargon pemasaran yang diusung oleh XL Axiata untuk mendefinisikan pengalaman jaringan generasi kelimanya. Secara harfiah, Absolute Fast ingin menekankan bahwa koneksi yang ditawarkan bukan sekadar cepat, melainkan kecepatan yang "mutlak"—berada di level tertinggi untuk standar teknologi saat ini. Lewat spanduk yang berkibar di antara keramaian warga yang sedang berolahr...

🚲 CFD Simpang Lima Semarang: Awal Tahun 2026 yang Adem dan Penuh Empati

Image
Minggu pertama di awal tahun 2026, tepatnya tanggal 4 Januari, membawa kami kembali ke jantung Kota Semarang. Car Free Day (CFD) Simpang Lima tetap menjadi destinasi wajib mingguan. Bukan sekadar mencari keramaian, bagi kami, CFD adalah jendela untuk melihat tren apa yang sedang dibawa ke ruang publik, mulai dari promosi produk hingga aksi sosial. Cuaca yang Bersahabat Memasuki awal tahun, Semarang yang diprediksi masih akrab dengan curah hujan tinggi menunjukkan sisi "dinginnya". Hujan yang mengguyur sejak dini hari untungnya mereda tepat sebelum matahari menyapa. Suasana mendung tipis dengan sisa aspal basah ini justru menjadi berkah. Udara yang sejuk menjadi penyemangat ekstra bagi warga yang ingin membakar kalori tanpa harus bermandikan keringat karena sengatan terik matahari. Titik Temu Warga dan Wisatawan Seperti biasa, Simpang Lima bertransformasi menjadi panggung raksasa. Bagi warga lokal, inilah waktu terbaik untuk menggerakkan badan setelah seminggu bekerja. Sement...

🌐 Efek Domino Akses X dengan VPN: Saat Chromebook Jadi Serba Salah

Image
Sudah beberapa hari ini, linimasa X (yang dulu kita kenal sebagai Twitter) terasa sedikit berbeda. Bukan soal kontennya, melainkan aksesnya yang sedang "ngambek". Bermula dari kabar pemblokiran fitur AI bernama Grok oleh pihak Komdigi, rupanya dampaknya merembet ke fitur-fitur dasar yang sering kami gunakan setiap hari. Kendala yang Muncul Tanpa VPN Pengalaman kami dalam mengelola akun di platform ini jadi sedikit terhambat. Masalah yang muncul cukup beragam, mulai dari kesulitan mengakses Direct Message (DM) hingga kendala saat ingin berpindah akun ( multi-account ).  Bagi pengelola konten, fitur pindah akun adalah nyawa agar tetap produktif, namun belakangan ini fitur tersebut seolah terkunci jika diakses melalui jaringan normal. Solusi Instan yang Membawa Dilema Solusi paling praktis saat ini memang dengan mengaktifkan VPN. Seketika, X kembali normal; pindah akun lancar dan DM pun masuk tanpa hambatan. Namun, sebagai pengguna Chromebook yang sangat bergantung pada ekos...

📱 Digitalisasi Sedekah dari Pandean Lamper: Saat Mushola dan QRIS Saling Berjabat Tangan

Image
Kalau sedang melintas di kawasan Kelurahan Pandean Lamper, tepatnya di sekitar jalan Griya Prasetya Utara, ada pemandangan yang mungkin bagi sebagian orang terlihat biasa, tapi bagi kami ini adalah potret perubahan zaman yang menarik. Di sana berdiri Mushola Baitul Makmur . Bangunannya memang belum sepenuhnya rampung. Tumpukan bata merah masih terjajar rapi di depan tembok hijau cerahnya, menandakan semangat warga dan pengurus yang sedang berikhtiar menyelesaikan tempat ibadah tersebut. Namun, yang mencuri perhatian bukanlah sekadar tumpukan materialnya, melainkan sebuah poster yang nangkring di dinding: QRIS . Bukan Sekadar Tren, Tapi Solusi Kita tahu sendiri, era sekarang dompet digital sudah jadi bagian dari gaya hidup orang Semarang. Mau beli lumpia atau naik transportasi umum, tinggal scan . Nah, Mushola Baitul Makmur rupanya menangkap peluang ini dengan sangat cerdik. Alih-alih hanya mengandalkan kotak amal konvensional yang mungkin jarang terisi karena kita semakin jarang memega...