Posts

Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

🏰 Bukan Kota Tua, Ini Kota Lama Semarang: Mengapa Penyebutan Itu Penting?

Image
Belakangan ini, tiap kali membuka media sosial dan mencari tagar tentang Semarang, hati kami rasanya campur aduk. Di satu sisi, bangga luar biasa melihat Kota Lama Semarang makin cantik dan jadi primadona wisatawan. Tapi di sisi lain, ada sedikit ganjalan saat membaca caption mereka: "Seru-seruan di Kota Tua Semarang!" atau "Vibes Jakarta di Kota Tua-nya Semarang." Mungkin bagi sebagian orang, ini cuma soal nama. Toh, keduanya sama-sama berisi bangunan tua, kan? Tapi bagi kami yang tinggal atau mencintai Semarang, ada identitas yang perlu dijaga di sana. 1. Masalah "Merek" dan Identitas Secara administratif dan sejarah, kawasan di bawah pimpinan BP2KL ini namanya adalah Kota Lama . Sementara, Kota Tua sudah sangat melekat sebagai identitas Jakarta (Batavia). Menyebut Kota Lama dengan sebutan Kota Tua ibarat memanggil seseorang dengan nama tetangganya. Mirip, tapi bukan dia. 2. Little Netherland vs Batavia Secara visual pun berbeda. Kota Tua Jakarta ken...

🏪 Menjamurnya Warung Madura di Semarang: "Raja Kecil" 24 Jam yang Tak Gentar Lawan Minimarket

Image
Sebelum menutup lembaran tahun 2025, ada satu fenomena menarik yang ingin kami jadikan catatan penutup di blog ini. Sesuatu yang terlihat sederhana, namun jumlahnya kian masif dan bahkan mampu menyaingi dominasi gerai-gerai modern yang sudah punya nama besar. Kami ingin menyoroti tren menjamurnya Warung Madura, khususnya di sekitaran koridor Gajah Raya hingga Semarang Timur. Jika kamu sempat melintas di sepanjang Jalan Gajah Raya hingga tembus ke arah Barito saat lewat tengah malam, ada satu pemandangan yang kini jauh lebih dominan dibanding deretan ruko onderdil yang sudah tutup rapat. Bukan lagi sekadar papan neon Alfamart atau Indomaret yang jadi penanda kehidupan, melainkan pendar lampu TL yang terang benderang dari balik etalase kaca yang tertata sangat rapi. Fenomena ini bagi kami sangat menarik. Masyarakat lebih mengenalnya sebagai "Warung Madura", meski di papan namanya mungkin hanya tertulis sederhana: Toko Sembako . Evolusi Digital: Belanja Receh Tinggal Scan QR...

🌳 Ada Hutan Tropis di Dalam Mal 23 Semarang? Intip Bocoran Konsepnya!

Image
Hampir saja kami melewatkan detail penting ini sebelum menutup tahun 2025. Padahal, informasi ini kami dapatkan langsung dari "sumurnya" saat menghadiri acara Kresem Talks bulan Oktober lalu. Saat itu, suasana diskusi mendadak penuh kejutan ketika pihak manajemen Mal 23 turut hadir dan berbagi pandangan. Bagi pembaca setia, ini adalah artikel ketiga kami yang membahas perkembangan Mal 23 Semarang . Sebelumnya, kami sempat mengulas tentang kehadiran bioskop XXI ke-14 di kota ini yang akan mengambil tempat di sana. Namun, bocoran kali ini jauh lebih menarik daripada sekadar deretan kursi sinema. Kado Ulang Tahun Kota Semarang ke-479 Ada sedikit pergeseran jadwal. Jika sebelumnya Mal 23 Semarang yang berlokasi di kawasan POJ City (Marina) direncanakan buka pada akhir 2025, informasi terbaru menyebutkan bahwa mal ini baru akan beroperasi penuh pada Mei 2026 . Dian Widiyanti, center general manager 23 Semarang Menariknya, momen pembukaan ini dipersiapkan sebagai "kado" ...

📉 Waduh! Paket XL Xtra Combo Flex Naik Harga, Bonus Kuota Malam Menghilang?

Image
Kekhawatiran yang sempat terlintas di pikiran kami akhirnya menjadi kenyataan. Menjelang penghujung tahun, layanan dari operator XL Axiata , khususnya paket Xtra Combo Flex , mengalami penyesuaian yang cukup terasa di kantong dan kuota. Sepertinya, kesetiaan kami sebagai pengguna setia sedang benar-benar diuji. Dari Harga Naik Sampai Bonus yang Raib Padahal, baru saja bulan November kemarin kami memberikan apresiasi untuk paket internet XL Xtra Combo Flex ini. Kebetulan, kami rutin menggunakan varian Flex L+ yang biasanya dibanderol seharga Rp76.000 . Namun, saat ingin melakukan perpanjangan di minggu kedua Desember setelah hampir setahun berlangganan, harganya sudah berubah menjadi Rp80.000 . Sebenarnya kalau cuma naik sekitar 2-4 ribu rupiah, kami masih bisa memaklumi. Namanya juga dinamika bisnis. Tapi yang bikin kaget adalah saat masuk ke menu pilihan bonus. Lho, kok bonus kuota malamnya sudah tidak ada? Efek Domino bagi Pejuang Hemat Hilangnya bonus kuota malam ini adalah pukulan...

📰 Menolak Punah di Jalan Kartini: Cerita dari Kios Koran Terakhir di Depan Pasar Langgar

Image
Semarang selalu punya cara unik untuk bercerita. Di tengah hiruk-pikuk Jalan Kartini yang tak pernah sepi, di antara deru mesin motor dan aroma khas pasar tradisional, terselip sebuah pemandangan yang seolah menghentikan waktu. Sebuah kios kecil dengan pintu besi berwarna biru langit, berdiri tegak tepat di depan Pasar Langgar . Mungkin bagi banyak orang, ini hanyalah kios biasa. Namun bagi kami, ini adalah sebuah monumen kesetiaan. Simbol Perlawanan terhadap Era Digital Di zaman di mana berita berpindah secepat jempol menyentuh layar, melihat kios koran yang masih buka adalah sebuah kemewahan. Saat media cetak bertumbangan, kios di Jalan Kartini No. 20 ini tetap setia menyediakan lembaran-lembaran kertas yang masih berbau tinta segar. Ini bukan sekadar tempat transaksi uang dan kertas, tapi tempat di mana tradisi "membaca fisik" masih dirayakan. Lebih dari Sekadar Jualan: Sebuah "Social Hub" Informal Jika Anda berdiri sejenak di sana, Anda akan melihat sebuah ekosi...

🛡️ ASUS ExpertBook PM1: Laptop "Badak" Paling Viral di 2025, Tahan Banting dan Air!

Image
Menjelang penutupan akhir tahun 2025, jika ditanya laptop ASUS apa yang paling berkesan bagi kami, jawabannya jatuh pada ASUS ExpertBook PM1 . Sejauh pantauan kami di media sosial maupun berbagai kegiatan offline , laptop ini selalu berhasil mencuri perhatian. Bukan karena tampilannya yang berkilau, melainkan karena aksi ekstremnya yang "tidak masuk akal": mulai dari disiram air, dijatuhkan, hingga diinjak-injak. Sejak diperkenalkan secara resmi di Indonesia pada November lalu, lini ASUS Expert Series memang datang membawa standar baru. Menariknya, meski ini adalah laptop kategori bisnis yang dikenal kaku, ASUS tetap menyematkan fitur AI kekinian, setara dengan lini konsumer mereka seperti Zenbook maupun Vivobook. Bukan Sekadar Gimmick: Rahasia Ketahanan Militer Kami sering membayangkan skenario buruk: bagaimana jika laptop yang sedang kami pegang tiba-tiba jatuh, atau layarnya terbentur pintu saat dibawa terburu-buru? Bagi pemilik laptop standar, ini adalah mimpi buruk. Namu...