Langsung ke konten utama

Sudah Siapkah Semarang Menuju Gerakan Wisata Go Digital?


Pariwisata Indonesia terus mendapat perhatian dari pemerintah. Terbaru adalah gerakan Go Digital yang diprakarsai oleh Arief Yahya selaku Menpar saat acara Rakornas Kemenpar III di Econvention, Ecopark, Ancol Senin (19/9).

Gerakan Go Digital yang saya maksud dalam tulisan ini adalah tentang dunia pariwisata Indonesia. Gerakan ini menyesuaikan gaya hidup orang-orang masa kini, khususnya generasi muda yang selalu lengket dengan smartphone.

Kemenpar mendorong daerah-daerah harus menyiapkan sejumlah infrastruktur pendukung seperti official website. Dalam website tersebut, daerah harus berani menampilkan kalender event. Dan juga, website yang dibuat haruslah menarik dan friendly alias nyaman saat diakses.

Tentu, tidak semua daerah sudah siap. Kalau hanya membuat website, sepertinya tiap daerah sudah memiliki. Tinggal pengembangannya saja terutama update yang meliputi video, foto, gambar dan teks dan berita terkini.

Makin bagus websitenya, makin banyak orang betah mampir, makin banyak yang bisa dipromosikan,” kata Arief Yahya.

Apakah Semarang sudah siap?

Kota Semarang sebenarnya SUDAH SIAP bila melihat beberapa website yang telah dibuat. Saat saya mencari website pariwisata kota Semarang saya menemukan dua website. Keduanya saling terhubung.

  1. http://infowisata.semarangkota.go.id
  2. http://pariwisata.semarangkota.go.id (Disbudparkota)

Menarik melihat keduanya menginformasikan beragam informasi wisata Semarang. Bahkan, ada beberapa aplikasi yang bisa diunduh bagi pengguna Android.Saya sendiri menyukai website yang pertama karena desainnya lebih menarik dan konsepnya bagus. 

Dengan hadirnya dua situs ini saja, Semarang bisa dikatakan sudah siap. Beberapa akun media sosial seperti Instagram, Twitter dan Facebook pun juga sudah digunakan.

“Jika tidak ikut Go Digital, saya jamin destinasi wisata yang dimiliki daerah itu tidak akan maju. Karena itu no return point (tak ada titik balik, red), harus familiar dengan digital!” kata Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya.

Bagaimana kelanjutannya, kita tunggu saja. dotsemarang berharap dapat memposting tentang perkembangan wisata seperti ini.

Artikel terkait :
...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Agenda Semarang September 2017

Selamat datang bulan September. Awal bulan ini bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 2017 yang diputuskan tanggal 1 September, hari jumat. Kami mengucapkan selamat hari Raya dan berikut daftar acara Semarang bulan.
Agenda rutin  [Minggu] -  Car Free Day di Simpang Lima - Pahlawan, jalan Pemuda dan jalan Kartini. Lihat artikelnya di sini.[Minggu] - Pasar Minggu di sekitar MAJT, Stadion Citarum, stadion Diponegoro, Taman KB.[Jumat] - Pasar Jumat di sekitar Taman KB.[Sabtu, Kamis, & Senin] - Keroncong Live Music di Jalan Kepodang 13-15, Kota Lama. Detail klik di sini. [Sabtu] - Wayang Orang di TBRS Semarang[Jumat-Minggu] - Warung Semawis di Gang Warung, Pecinan. Lihat artikelnya di sini.
Agenda umum (Akan terus ditambahkan)  [11 Agustus - 10 September] - Jateng Fair 2017 di PRPP. Info klik di sini.[30 Agustus - 3 September] - Acer Day di Paragon Mall Semarang.[30 Agustus -  9 September] - Pameran Handphone/Bazaar di Plasa Simpang Lima Semarang.[5 - 10 September] - Festival Kuliner Nusan…

4 Sektor Unggulan Semarang Tahun 2017 Ini Bisa Menjadi Inspirasi Buat Konten

Ini kabar baik bagi untuk kami tentunya dalam hal produksi konten dan mendukung kota Semarang. Semenjak bulan Juli 2017, Badan Ekonomi Kreatif telah memverifikasi 4 sektor unggulan Semarang, diantaranya fesyen, arsitektur, game dan aplikasi. Selengkapnya.
Mengutip laman resmi kota Semarang, semarangkota.go.id, Walikota Semarang Hendrar Prihadi menyampaikan bahwa di akhir bulan Juli, Pemerintah Kota Semarang mengusulkan kepada Badan Ekonomi Kreatif 3 sub sektor unggulan Kota Semarang. Arsitektur, game dan aplikasi, serta sub sektor fashion. Dan ketiga usulan tersebut telah diverifikasi dan ditetapkan.
Dari ke-4 sektor, fashion yang kami update sebelumnya di sini, sudah mendapatkan panggung yang dipromosikan pemerintah dengan membuat acara di Kota Lama. Dan tentu, ini akan terus dilakukan pemerintah untuk membuktikan apakah fashion merupakan sektor unggulan kali ini.
Dari dotsemarang, kami melihat ini adalah peluang baik untuk fokus pada konten yang berhubungan dengan sektor unggulan k…

Agenda Festival Kota Lama 2017

Event Festival Kota Lama kembali menyapa tahun ini, tepatnya tanggal 23 hingga 24 September 2017. Mari agendakan ke sini, karena acara diselenggarakan akhir pekan, Sabtu dan Minggu.
Festival Kota Lama yang diprakarsai oleh Oen Semarang Foundation dimulai sejak tahun 2012. Ini berarti, Festival Kota Lama 2017 sudah berjalan ke-6 kalinya (setahun sekali).
Untuk tema Festival Kota Lama tahun 2017 mengusung Sepanjang Jalan Kenangan. Dan lokasi acara berlangsung sekitar Polder Tawang, sama seperti tahun 2016. Acara yang diselenggarakan hari Sabtu dan Minggu ini tidak membuat panggung apung.

Tentang Festival Kota Lama 2017

[Press rilis] Melihat adanya berbagai kendala dalam pelestarian cagar budaya di Kota Lama, seperti kepemilikan bangunan, perawatan bangunan yang telah berusia tua, lingkungan sosial yang perlu ditingkatkan menjadi social capital, serta keterancaman lingkungan akibat iklim.

Kawasan Kota Lama menyimpan potensi yang luar biasa; termasuk masyarakatnya yang proaktif untuk teta…

[Photoblog] Festival Kuliner Nusantara Lezaatnesia 2017

September, event kuliner Semarang ini kembali digelar. Lokasinya, masih seperti sebelumnya yaitu Sri Ratu. Apakah kamu sudah mampir ke sini? Kira-kira ada apa saja yang ditawarkan?

Kami mohon maaf bila event ini sudah selesai saat kamu tertarik ingin berkunjung. Kami sarankan bila ingin tahu info acara yang ada di Semarang, sebelum terlambat datang, sebaiknya kunjungi halaman daftar agenda Semarang yang tiap bulan kami buat, atau klik di sini.


Event kuliner ini bertajuk Festival Kuliner Nusantara Lezaatnesia. Ada 60 stand kuliner yang mengikuti yang semuanya bertema sesuai tajuk festival.


Selain panggung hiburan yang menyemangati acara, terutama pengunjung, ada salah satu kuliner yang menurut kami mencuri perhatian di sini, yaitu Nasi Glewo. Kuliner khas Semarang ini populer di era 80-an, sayang keberadaannya sangat sulit ditemui. Alasannya karena banyak generasi penerusnya yang memilih tidak meneruskan usaha leluhurnya.

Nasi Glewo Khas SemarangšŸ‘ A post shared by @wirawan_aw on Sep 1…

Review Lot 28 Semarang

Awal Agustus kemarin, tempat ini mengadakan soft opening dengan mengundang social media influencer Semarang. Termasuk bloger di dalamnya. Lot 28 sendiri beralamat di jalan Singosari Raya No.28, Semarang. Seperti apa tempatnya?

Selamat datang kembali akhir pekan. Apakah kamu sudah punya rencana menghabiskan hari Sabtu? Mungkin bertemu dengan teman atau sahabat, atau juga pasangan bisa meredakan stres setelah sibuk beberapa hari dengan rutinitas dan pekerjaan.

Komunikasi secara langsung itu sangat menyenangkan, dan tentu didukung tempat yang menarik yang bisa membangkitkan suasana hati. Kami punya rekomendasi bila kamu ingin sesuatu yang baru di Semarang berikut ini.



Lot 28, kamu bisa ngopi atau makan malam di sini

Nama yang unik menurut kami saat owner menjelaskan kepada kami yang turut hadir saat soft opening, kamis sore, 3 Agustus 2017. Angka 28 sendiri diambil dari nomor tempat ini berada.

Bahkan, 28 ini juga punya makna yang berarti 2 artinya 2 rasa, dan 8 artinya cerita (merujuk m…