Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

Pagoda Avalokitesvara

 


Vihara Buddhagaya Watugong terletak di Semarang atas atau sekitar 45 menit dari pusat kota Semarang. Vihara ini merupakan vihara pertama di Indonesia setelah keruntuhan kerajaan Majapahit. 


Vihara Buddhagaya Watugongi adalah salah satu ikon yang paling terkenal dan menjadi bagian dari wisata kota Semarang. Namanya Pagoda Avalokitesvara. Nama yang cukup sulit untuk dihapal mengingat kami hanya melihat dan tahu saja. Akhirnya, kami berhasil berkunjung ke tempat ini. Sangat religius dan penuh kenangan sejarah.


Berjalan sedikit kedepan, saya melihat sebuah vihara atau pagoda yang menjulang tinggi. Jika diibaratkan, saya seperti berada di film-film kerajaan China di jaman dulunya. Mungkin teman-teman pun akan merasa demikian jika berada disini.


Pagoda Avalokitesvara memiliki tinggi bangunan setinggi 45 meter dengan 7 tingkat, yang bermakna bahwa seorang pertapa akan mencapai kesucian dalam tingkat ketujuh. Vihara ini diresmikan tahun 2006. Seorang donatur pengikut Buddha bernama Po Sun Kok memprakarsai pembangunan vihara ini dari yang asalnya sebuah vihara kecil.


Mengambil kutipan dari beberapa sumber, istimewanya vihara ini ada beberapa bahan vihara sengaja didatangkan dari Cina, seperti railing tangga batu, tiang batu yang berjumlah dua dengan ukiran menawan, serta genting pun diimport dari Cina. Sisanya didatangkan dari sumber tempatan. Tahun 1955 YM Bhante Narada dan Bhante Ashin meresmikan vihara ini.



Bangunan vihara ini berbentuk segi delapan dengan tingkat 2 hingga 6 menampilkan patung Dewi Kwan Im, dewi welas asih, yang dipuja di vihara ini. Hanya saja di vihara ini tidak terdapat anak tangga untuk menuju ke puncak vihara. Tak banyak yang saya dan rekan-rekan saya ketahui mengenai sejarah bangunan ini sendiri selain beberapa bangunan fisik yang penuh dengan ukiran-ukiran seni tingkat tinggi.


Original Artikel :

OTS : Pagoda Avalokitesvara

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

🗼 Harga Tiket Masuk Menara Al-Husna MAJT 2026: Masih 10 Ribu Rupiah!

🎤 Nabila Maharani di Launching CoE Jateng 2026: Kebaya Marun dan Saksofon di Ki Narto Sabdo

🥋 Potensi Sport Tourism di Balik PON Bela Diri Kudus: Lebih dari Sekadar Matras dan Medali