Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

Image
Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...

Pagoda Avalokitesvara

 


Vihara Buddhagaya Watugong terletak di Semarang atas atau sekitar 45 menit dari pusat kota Semarang. Vihara ini merupakan vihara pertama di Indonesia setelah keruntuhan kerajaan Majapahit. 


Vihara Buddhagaya Watugongi adalah salah satu ikon yang paling terkenal dan menjadi bagian dari wisata kota Semarang. Namanya Pagoda Avalokitesvara. Nama yang cukup sulit untuk dihapal mengingat kami hanya melihat dan tahu saja. Akhirnya, kami berhasil berkunjung ke tempat ini. Sangat religius dan penuh kenangan sejarah.


Berjalan sedikit kedepan, saya melihat sebuah vihara atau pagoda yang menjulang tinggi. Jika diibaratkan, saya seperti berada di film-film kerajaan China di jaman dulunya. Mungkin teman-teman pun akan merasa demikian jika berada disini.


Pagoda Avalokitesvara memiliki tinggi bangunan setinggi 45 meter dengan 7 tingkat, yang bermakna bahwa seorang pertapa akan mencapai kesucian dalam tingkat ketujuh. Vihara ini diresmikan tahun 2006. Seorang donatur pengikut Buddha bernama Po Sun Kok memprakarsai pembangunan vihara ini dari yang asalnya sebuah vihara kecil.


Mengambil kutipan dari beberapa sumber, istimewanya vihara ini ada beberapa bahan vihara sengaja didatangkan dari Cina, seperti railing tangga batu, tiang batu yang berjumlah dua dengan ukiran menawan, serta genting pun diimport dari Cina. Sisanya didatangkan dari sumber tempatan. Tahun 1955 YM Bhante Narada dan Bhante Ashin meresmikan vihara ini.



Bangunan vihara ini berbentuk segi delapan dengan tingkat 2 hingga 6 menampilkan patung Dewi Kwan Im, dewi welas asih, yang dipuja di vihara ini. Hanya saja di vihara ini tidak terdapat anak tangga untuk menuju ke puncak vihara. Tak banyak yang saya dan rekan-rekan saya ketahui mengenai sejarah bangunan ini sendiri selain beberapa bangunan fisik yang penuh dengan ukiran-ukiran seni tingkat tinggi.


Original Artikel :

OTS : Pagoda Avalokitesvara

Comments