Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

[Event] Diskusi Cagar Budaya di Gereja Blenduk


Menurut Professor Endang dari Universitas Atmajaya Yogyakarta, meski status belum ditetapkan sebagai Cagar Budaya, sebuah bangunan atau sesuatu yang dianggap berpotensi masuk Cagar Budaya, perlakuannya tetap sama dengan yang sudah ditetapkan.

Ini adalah bagian dari acara #KamiTetapTangguh yang diselenggarakan hari Pertama atau Jumat (3/5) di dalam Gereja Blenduk, Semarang.

Tema yang diusung sebenarnya sangat menarik, yakni Tanggung jawab masyarakat di Kawasan Cagar Budaya. Acara ini dibuat oleh forum komunitas warga Kota Lama yang disebut AMBO (Asosiasi Masyarakat Mbangun Oudestradt).

Salah kaprah tentang Cagar Budaya

Prof. Dr. MG. Endang Surniarni, M.Hum,

Untuk bicara lebih dalam tentang Cagar Budaya (CB), kami bukanlah orangnya. Informasi yang kami sampaikan di sini, banyak diambil dari pembicara dan slide yang ditampilkan.

Beberapa informasi menarik untuk orang awam seperti kami memang sangat menarik. Seperti tentang salah kaprah pengembangan CB. Padahal seharusnya pengembangan CB adalah untuk peningkatan potensi.

Kita boleh melakukan penambahan pada bangunan CB, seperti Gereja Blenduk dengan menambahkan toilet, itu tidak masalah. Asal didampingi orang yang ahli tentang CB yang bisa merekomendasikan.

Bagi yang suka selfie atau mengabadikan momen, sebenarnya dalam Undang-Undang CB, mendokumentasikan seperti foto dan video itu dilarang. Harus izin dulu kepada pemiliknya atau yang bertanggung jawab.

Live tweet (moment)


Sebagian informasinya sudah kami bagikan di atas. Namun untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap, kamu bisa melihat konten yang kami buat via Twitter Moment. Ikuti kami di Twitter untuk mendapatkan informasi langsung setiap kami datang ke acara.



...

Keterbatasan waktu, karena mengambil hari Jumat, membuat acara selesai sebelum Salat Jumat. Meski sesi diskusi menjadi bagian paling menarik untuk melihat sejauh mana perkembangan Kawasan Kota Lama, mau tidak mau, tidak dapat dilanjutkan.

Pendeta Helen dari Gereja Blenduk dan juga ketua Komunitas AMBO Semarang

Semoga selanjutnya, kami mendapatkan acara lagi seperti ini.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?