Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Dinkes Kota Semarang Gelar Rapat Kerja Dengan Tema Revolusi Industri 4.0


Bidang Kesehatan dianggap akan mendapatkan keuntungan besar dari era revolusi industri 4.0. Namun tak sedikit dampak buruknya juga berimbas pada beberapa pekerjaan yang diprediksi akan hilang. Digantikan oleh teknologi.

Senin pagi (29/4), bertempat di Hotel Pesonna Semarang, kami turut hadir dalam acara Rapat Kerja Kesehatan Kota Semarang 2019 yang mengusung tema 'Bergerak bersama Semarang Sehat di Era Revolusi Industri 4.0'.

Acara yang diselenggarakan selama dua hari ini dihadiri oleh semua pihak dari sektor bidang Kesehatan. Kami sendiri masuk dalam komunitas yang beberapa bulan terakhir sering diajak diskusi oleh Dinas Kesehatan.

Hari pertama


Nggak kebayang bila orang-orang yang bekerja dibidang Kesehatan seperti Puskesmas mendapatkan informasi tentang Revolusi Industri (RI) 4.0. Bahkan, diberikan pemahaman langsung yang terjadi beberapa tahun kemudian. Lalu, bagaimana dengan kita?

Hari pertama, acara lebih banyak diisi materi setelah pembukaan yang dihadiri Wali Kota Semarang, Pak Hendrar Prihadi. Pesan beliau di era RI 4.0 ini adalah

"Jangan sekedar gagah-gagahan karena sudah melaunching program atau aplikasi. Cari tahu apakah masyarakat mengetahui, bisa memakai atau tidak?"

Pak Wali memahami sekali bahwa era sekarang harus mengikuti tren, menghadirkan aplikasi demi kemudahan, tapi menurut beliau, apakah masyarakat mengerti cara menggunakannya. Itu yang penting.

Pembicara pertama datang dari Kementrian Kesehatan yang rupanya diwakilkan salah satu staf. Padahal kami berharap, Ibu Menteri sendiri yang hadir.

Pembicara kedua lagi-lagi diwakili. Seharusnya datang dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, tapi karena berhalangan hadir, beliau diwakilkan saja.

Pembicara terakhir datang dari Kampus UGM, mas Anis Fuad. Sesi terakhir setelah isoma ini mengangkat tema tentang Tantangan dan Peluang bagi Kesehatan Masyarakat.

*Semua materi pembicara di atas, bisa dilihat di Twitter Momen yang kami sematkan di halaman ini.

Hari Kedua


Di tempat yang sama, Selasa pagi (30/4), acara lebih banyak tentang diskusi. Peserta dibagi beberapa kelompok dengan tema pembahasan mulai dari Big Data, Internet of Things, Artificial Intelligence (AI).

Sebelum diskusi perkelompok dimulai, ada sedikit tambahan sesi dari Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang yang mengangkat tema kurang lebih sama seperti hari pertama. Dari sesi ini, beliau banyak menyampaikan bocoran yang bisa digunakan untuk tema diskusi para peserta.

Usai diskusi, tiap perwakilan kelompok diberi waktu untuk mempersentasikan hasil diskusinya. Kelompok pertama, kami berada, berbicara tentang Artificial Intelligence untuk ibu yang sedang mengandung.

Hadirnya komunitas Difabel dikelompok kami, sedikit banyak mempengaruhi tema diskusi yang kami angkat. Aplikasi yang dibuat harus ramah dengan mereka.

Kelompok dua adalah kelompok yang berbicara tentang Internet of Things. Secara garis besar, bagaimana dalam prakteknya ada Toilet yang dapat mengukur kesehatan saat digunakan.

Meski ini sangat menarik dan menambah kesan suasana lebih menarik, implementasi kelompok dua ternyata sudah ada beberapa perusahaan yang membuat kurang lebih sama dengan apa yang ingin dicapai.

Kelompok tiga, bagaimana semua informasi menjadi satu di dalam server yang ditaruh. Semua terhubung satu sama lain.

Live event

Ini adalah kumpulan live tweet dari akun @livedotsemarang selama acara berlangsung. Kami harap dapat membuat halaman yang lebih spesifik. Semoga saja. Silahkan simak berikut ini.


...

Era Revolusi Industri 4.0 mau tidak mau harus diperhatikan sekarang ini, terutama kita yang masih cuek dengan perkembangan teknologi.

Orang-orang Kesehatan sudah membicarakannya, merencanakan masa depan, dan mengimplementasikan bagaimana teknologi akan membantu bidang Kesehatan di masa depan.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?