Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Buka Puasa di Rumah Dinas Wali Kota Semarang, Ini Menunya


Edisi buka puasa kali ini lebih spesial dari sebelumnya yang hampir kebanyakan datang dari undangan Hotel. Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi lewat akun Instagramnya mengundang orang-orang yang termasuk dalam kategori media, komunitas dan sebagainya untuk buka bersama.

Beruntung Semarang punya pemimpin yang sangat ramah dengan media sosial. Namun begitu, andai tidak diberitahu oleh rekan yang kami kenal yang mengirimkan postingan ajakan buka bareng dari Wali Kota, kami bakal tidak datang.

Maklum, biasanya kami datang saat ada undangan yang langsung dari pihak pengundang. Kami sangat menghargai itu dan juga, aktivitas di medsos kami tidak begitu melihat ada acara ini.

Menu buka puasa


Diundang oleh orang nomor 1 di Kota Semarang, siapa tak mau datang. Maka tak heran saat kami tiba selasa sore (21/5), meski itu terlambat, orang-orang sudah banyak berada di luar ruangan acara.

Banyak sekali komunitas yang hadir. Ada juga OKP Kota Semarang dan kami yang sudah semakin jarang berkumpul dengan komunitas, hanya mengenal segelintir orang saat datang.

Beberapa menu sudah dipersiapkan. Layaknya undangan dalam pernikahan, ketika waktu buka tiba, tempat ini pasti langsung mendadak ramai dan sulit mendapatkan. Dan itu benar saja.

 Nasi Liwet

Apakah ada menu lainnya? Setelah orang-orang datang menghampiri, kami hanya sedikit mendapatkan foto ini. Ya, semua menyerbu tempat ini. Penuh sekali.
 Sate ayam
Kolak
 Acara utama ada di ruangan di depan mereka. Karena penuh, tidak mungkin bisa masuk.
Bagaimana orang-orang ini sangat antusias hadir itu luar biasa.
...

Kami tidak selesai mengikuti acara dikarenakan orang-orang yang datang sungguh begitu banyak. Rekan-rekan bloger yang hadir pun bisa dihitung kurang dari 3 jari. Entah, apakah niat kami yang besar tidak sama dengan yang lain. Atau memang semua orang punya kegiatan lain.

Meski akhirnya tidak bertemu sama sekali dengan mas Hendi (Wali Kota) yang memang berada di dalam ruangan rumah dinas, setidaknya kami bisa kembali ke sini. Jadi ingat dulu pernah juga buka puasa di sini.

Dan tentu, dapat bersilaturahmi dengan beberapa rekan yang aktif di komunitas masing-masing adalah keuntungan bisa datang ke sini. 

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

☕ Mencicipi Coco Latte: Saat Hydro Coco dan Anomali Coffee "Salaman" di Pelataran MAJT

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

🏥 Menjelajahi Lantai 3 Cardea Semarang: Zona 'Recovery' yang Naik Kelas

♻️ Jangan Dibuang! Jejak Karbon di Balik Kotak Nasi Buka Puasa Masjid Agung Jawa Tengah

📱 Dilema Android Lawas di Tahun 2026: Mengapa Versi OS Kini Lebih Penting daripada Sekadar Merek Hape