Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Seperti Apa Wujud komitmen Indosat Ooredoo Business pada perkembangan Smart City di Indonesia?


Mendengar istilah Smart City sekarang ini, rasanya sudah sangat familiar. Meski begitu, kami baru tahu jika Indosat Ooredoo sudah berperan aktif dan mendukung berbagai gerakan Kota Pintar sejak tahun 2015. Lalu, seperti apa wujud komitmen Indosat Ooredoo di tahun 2019?

Acara bertajuk 'Kumpul Media Ramadan Makin Kuat Indosat Ooredoo', Rabu sore (15/5), kami hadir di Gedung Indosat Pandaranan beserta awak media. Rasanya baru kemarin, kami datang ke gedung ini.

Wujud komitmen Indosat Ooredoo Business pada perkembangan Smart City di Indonesia

Tingkat urbanisasi di Indonesia yang tinggi mencapai lebih dari 56% penduduk akan tinggal di perkotaan menyebabkan kompleksitas permasalahan kota berkembang sangat cepat.

Permasalahan ini tentu saja memerlukan solusi yang lebih inovatif. Maka, TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) atau ICT dianggap solusi yang diharapkan sebuah perkotaan dalam menghadapi tantangannya.

Mirza Helmi, Group Head Customer Operations Indosat Ooredoo.

"Indosat Ooredoo Business memiliki komitmen yang tinggi untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Smart City di Indonesia guna mewujudkan manajemen perkotaan yang lebih maju dengan sistem yang inovatif, terintegrasi dan berkelanjutan.

Smart City juga merupakan inisiatif penting dari Pemerintah di era Revolusi Industri 4.0. Konsep solusi Smart City Indosat Ooredoo dirancang untuk mencapai outcome yang diharapkan dapat bermanfaat bagi pemerintah di perkotaan, warga kota dan komunitas bisnis untuk menciptakan tata kelola pemerintahan dan transparansi, layanan publik yang baik, pertumbuhan ekonomi dan efisiensi biaya," ujar Group Head Customer Operations Indosat Ooredoo, Mirza Helmi.

Jawa Tengah yang sudah merasakan

Beberapa pemerintahan di Jawa Tengah sudah diimplementasikan Smart City, seperti Pemkab Batang, Pemkab Boyolali, Pemkab Pemalang, dan Pemkot Pekalongan.


Pemerintahan yang kami sebut di atas merupakan Kabupaten yang telah terbantu dengan adanya solusi connectivy, internet dan aplikasi yang terintegrasi untuk menunjang implementasi smart city.

Indosat Ooredoo membangun arsitektur smart city mulai dari pondasi dasar berupa jaringan atau infrastruktur telekomunikasi, layanan TIK (data center dan manage service), komputasi awan dan aplikasi-aplikasi yang berjalan di atasnya secara integrasi dan berkesinambungan.

Gerakan 100 Smart City tahap III tahun 2019


Pada hari yang sama, Indosat Ooredoo Business ikut serta pada Pembukaan Gerakan Menuju 100 Smart City tahap III di Jakarta. Indosat Ooredoo Business berperan aktif sejak awal diluncurkannya gerakan yang diprakarsai oleh Kemenkominfo RI ini.

Dimana salah satu isi programnya adalah pendampingan untuk implementasi smart city berbasis ICT. Peran Indosat Ooredoo adalah sebagai technology Advisor dalam BIMTEK yang diadakan pada Kota/Kabupaten yang terseleksi oleh Kemenkominfo RI.

Tahun 2019 ini, Kementrian Kominfo melanjutkan program pendampingan yang dimulai hari ini terhadap 25 Kota dan Kabupaten melalui proses yang sama seperti yang telah dilakukan pada tahun 2017 dan 2018.


Program Gerakan Menuju 100 Smart City ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi Kota dan Kabupaten di luar 100 Kota dan Kabupaten yang terpilih oleh Kominfo melalui inisiatif daerah masing-masing.

Dengan demikian membangun Smart City tidak hanya terhenti di 100 Kota dan Kabupaten saja, namun juga akan meliputi seluruh Kota dan Kabupaten di Indonesia yang pada akhirnya menjadikan bangsa Indonesia sebagai Smart Nation.



*Konten berisi press release

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?