Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Makan di Rumah Makan Pagi Sore Jakarta

Kami tidak menyangka bisa makan di sini pada akhir bulan Januari kemarin (27/1/24). Tempat yang terlihat mewah dari depan dan sisi dalam yang begitu memanjakan pengunjung yang akan makan di sini. Mahal? 

Restoran Pagi Sore beberapa kali kami dengar di media sosial sering jadi perbincangan. Tidak heran saat kami diajak kerabat ke Jakarta, tempat makan ini jadi rekomendasi. Hanya saja kami tidak pernah membayangkan jika makan di sini sangat mahal.

Maklum, kami bukan kategori pengunjung yang menjadi target pasar mereka. Kami beruntung bisa mencicipi langsung hidangan mereka di tempat makan yang sudah berdiri sejak 1973 ini. Berarti cabangnya sudah banyak.

Rumah Makan Padang?

Pengunjung rumah makan Pagi Sore saat kami tiba malam hari sudah sangat ramai. Untunglah masih ada kursi yang diarahkan pegawai untuk kami yang berjumlah 4 orang.

Wow, kursinya premium nih. Tidak kaleng-kaleng. Belum 5 menit, makanan sudah tersaji di meja kami yang biasanya pemandangan seperti ini saat kami di Kota Semarang disajikan di rumah makan Padang.

Kami baru ngeh, Pagi Sore merupakan rumah makan Padang yang dikemas secara premium. Saat membuka website resminya, ditulis di sana tentang Pagi Sore yang berusaha menjaga tradisi resep tradisional Minang denga atmosfer modern yang nyaman.

Harganya memang mahal

Halaman ini semacam konfirmasi bahwa makan di Pagi Sore memang sangat mahal. Bisa dilihat deretan lauk yang disajikan sangat banyak. Apalagi rasanya enak dan saat kami baca referensi dari google, bahan yang digunakan memang juga bahan premium.

Mungkin yang belum pernah makan di Warung Padang akan sedikit bingung jika makan di sini akan disajikan konsep penyajian hidang. Sehingga kita hanya perlu duduk saja dan semua makanan akan disajikan di meja kita.

Ini yang jadi masalah biasanya dan mengapa harganya mahal. Deretan lauk yang ada di atas meja tanpa sadar karena rasanya enak, membuat kita memakan dan mencoba hampir semua menunya. Seperti terhiptonis dan menangis di akhir piring yang selesai.



Tapi, meski mahal untuk ukuran kami, tempat ini tetap ramai dan terkenal. Sebuah pengalaman yang unik untuk menambah konten di blog dotsemarang ini.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?