Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Apa Perbedaan antara Pembuat Konten dan Influencer?

Meski sama-sama juga membuat konten, keduanya tetaplah berbeda. Halaman ini terinspirasi dari kiriman email berlangganan yang berasal dari Neal Schaffer. Kami rasa ini perlu diangkat ke blog dotsemarang yang belum sama sekali menulis hal ini.

Istilah content creator atau pembuat konten mungkin sudah sangat familiar di telinga kita. Rasanya semua orang sekarang ingin menjadi atau disebut sebagai pembuat konten. Khususnya generasi muda yang ujung-ujungnya tentang menghasilkan pendapatan dari apa yang mereka kerjakan.

Dalam kiriman email yang kami terima kemarin (27/4), Neal yang kami kenal sebagai seorang pemasar digital mengirimkan artikel terbarunya yang berjudul 'Cara Menjadi pembuat Konten'. Tentu, itu dalam bahasa Inggris. Saat kami baca, mendadak saja kami terinspirasi karenanya.

Apa perbedaan antara pembuat konten dan influencer?

Jika kamu tertarik membaca artikel aslinya yang super panjang, nanti bisa dilihat di bawah link-nya. Kami tidak pelit untuk berbagi, apalagi itu bermanfaat.

Meski terlihat mudah membuat konten, menurut tulisan Neal, pembuat konten malah tidak selalu mudah. Apalagi persaingannya yang banyak. Butuh banyak usaha, perencanaan hingga strategi berkelanjutan.

Pembuat konten adalah seseorang yang memproduksi berbagai jenis media untuk dipublikasikan, khususnya di Internet. Sebagian besar pembuat konten memiliki media atau platform pilihan, seperti video atau foto. Kemudian, mereka akan memposting materi tersebut di sebuah platfrom, seperti kami yang fokus di blog atau media sosial.

Awalnya, pembuat konten sebagian besar bekerja untuk bersenang-senang dan hingga sekarang masih banyak yang melakukannya. Kita bisa menemukan pengguna biasa di media sosial dan bahkan blogger biasa. 

Hanya saja, sekarang fokusnya sudah sedikit bergeser ketika pendapatan yang dihasilkan dari konten yang dibuat dimonetisasi. Dan itu menjadi lebih penting dari sebelumnya.

🗣️ Argh...kenapa malah pembahasannya jadi panjang juga. Oke-oke, mari kami pangkas saja.

Pembuat konten menghasilkan konten asli dalam berbagai format dan platform. Seperti kami yang fokus pada blog dan berbagi informasi, khususnya tentang Kota Semarang. Meski akhir-akhir ini porsinya tidak banyak karena persaingannya juga luar biasa.

Lalu, influencer, pada tingkat tertentu juga adalah pembuat konten. Mereka bekerja di media sosial dan platform lain dan menghasilkan konten asli. Namun fokus mereka sebagian besar adalah Instagram atau TikTok.

Dengan menggunakan platform ini, influencer menggunakan merek pribadi dan mengajak pengikut mereka untuk membantu mempromosikan produk dan layanan.

Lalu, Neal menerangkan bagaimana dirinya merupakan pembuat konten yang fokus di blog meski ia juga bisa disebut sebagai seorang influencer.

"Pernahkah Anda melihat saya berbicara tentang produk keren yang saya suka di blog saya? Sebagai suara industri yang melakukan hal ini, saya juga seorang influencer. Bedanya, pekerjaan saya lebih sedikit di media sosial dan lebih banyak dalam konteks profesional di blog."

Jadi, dengan kata lain, influencer adalah pembuat konten yang memiliki cukup pengaruh terhadap audiensnya sehingga mereka dapat memonetisasi pengaruh tersebut.

Sedangkan pembuat konten belum tentu memiliki pengaruh di platform (instagram atau TikTok) dan pengikut yang cukup besar untuk menghasilkan. Meski begitu, pembuat konten termasuk hebat karena mampu melibatkan pengguna media sosial.

Tambahan

Tulisan Neal sudah selesai di atas barusan. Namun karena kami sempat mencari beberapa referensi, tulisan di bawah ini adalah tambahan yang kami ambil dari laman teachable.com.

Dari halaman tersebut disebutkan bahwa perbedaan antara pembuat konten dan influencer adalah tugasnya. Untuk pembuat konten tugasnya adalah menulis, mendesain, dan membuat konten untuk membangun audiens.

Sedangkan influencer tugasnya adalah menampilkan gaya hidup dan minat lainnya yang tujuannya membangun audiens juga. Semisalnya begini, baca di bawah maksudnya.

Saat bekerja dengan pembuat konten, tujuan akhirnya biasanya adalah membuat beberapa konten agar bisnis dapat digunakan untuk tujuan pemasaran mereka. 

Sedangkan saat bekerja dengan influencer, tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran dan meningkatkan penjualan suatu produk dari audiens si influencer tersebut.

Jika bicara persamaan keduanya, baik itu pembuat konten maupun influencer, keduanya sama-sama bergantung pada media sosial.

Kesamaan lainnya adalah keinginan keduanya yang ingin bekerja dengan merek. Pembuat konten dan influencer sama-sama ingin bermitra dengan merek untuk mendapatkan penghasilan tambahan. 

...

Kami tidak tahu apakah penjelasan di halaman ini sudah memuaskan hasrat pengetahuanmu. Jika belum dan ingin masih mendalami, silahkan cari di google lagi. Sangat banyak bertebaran informasi soal content creator vs influencer ini.

Tulisan asli Neal bisa kamu lihat langsung di sini.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?