Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Sisi Unik Pasar Gang Baru Semarang, Ada Buruh Gendong

Salah satu pasar yang menarik di Kota Semarang dan dapat dijadikan tujuan atau kegiatan wisata selain Pasar Johar adalah Pasar Gang Baru yang letaknya berada di kawasan Pecinan. 

Kami kembali mampir sekalian berbelanja di Pasar Gang Baru akhir bulan Maret kemarin (31/3). Meski ini bukan kali pertamanya, melihat ibu-ibu yang membawa keranjang di belakangnya selalu menarik perhatian.

Bahkan, mereka tak ragu menawarkan jasa angkutnya tersebut kepada kami saat sedang memilih sayuran di salah satu lapak. Berapa kalau sekali angkut kata kami kepada si ibu paruh baya tersebut. Seikhlasnya, katanya.

Itu berapa kata kami dalam hati yang belum pernah pakai layanan angkut yang disebut Buruh Gendong atau perempuan pengangkut belanjaan.

Pasar terbersih

Mumpung momennya lebaran, kami pikir menarik untuk diposting. Khususnya buruh gendong. Orang-orang akan melihat sisi lain Kota Semarang, apalagi yang sedang mudik atau jarang tahu kehadiran buruh gendong ini.

Kami jadi ingat saat lduladha kemarin, pasar ini tetap beraktivitas seperti biasanya. Tapi entah dengan para wanita gedong saat itu yang tidak kami temukan.

Saat kami cari di google, ada cerita menarik dari salah satu buruh gendong yang kami baca dari website ayosemarang.com yang dipublish tahun 2023. 

Umurnya sekitar 45-50 tahun dan sudah bekerja sebagai buruh angkut sejak muda hingga punya cucu. Itu luar biasa, bukan! Si ibu tersebut dan buruh lainnya akan mulai beraktivitas atau bekerja sejak pagi, saat pasar ramai.

Pasar Gang Baru disebut juga sebagai pasar terbersih di antara pasar lain yang berada di Kawasan Pecinan. Mengutip dari web disbudpar, letak pasar yang berada di Pecinan sejak abad ke-16 juga memberi arti penting bagaimana perpaduan kolonial dengan etnis Tionghoa di sana yang menambah kesan menarik.

Sisi menarik dari Pasar Gang Baru selain buruh angkut atau gendong adalah dagangannya di sana yang menjual bahan-bahan makanan dan kuliner khas Chinese.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?