Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Sahur di Simpang Lima Semarang, Makan Nasi Ayam Bu Sami

Ini kali pertamanya kami sahur sampai cari di Simpang Lima. Yang mengejutkan, tempat makan yang kami tuju ini sudah penuh pengunjung yang sedang antri. Wew, pemandangan yang sama saat makan di Warung Mbak Tum daerah Peterongan.

Puasa telah berakhir, namun momennya masih kebayang hingga sekarang. Kami pikir tidak akan menemukan kesan menarik selain saat berbuka saja di beberapa masjid. Rupanya ini juga menarik untuk kami tulis dan dibagikan di halaman ini.

Bagi sebagian besar masyarakat Kota Semarang, Nasi Ayam Bu Sami tentu sudah sering terdengar. Apalagi sudah melegenda karena sudah ada sejak 1975. Makanya tidak heran, momen puasa jadi tempat favorit melepaskan rindu dan dahaga.

Antri panjang

Kami tiba di sini jam setengah 3 Senin dini hari (8/4). Lokasinya tepat berada di pujasera Simpang Lima yang dekat dengan Plaza Simpang Lima. Sekitar sini, ada juga Nasi Ayam Bu Widodo. Malah kami seringnya makan di situ.

Karena jam bukanya dari jam 10 malam hingga 6 pagi, Nasi Ayam Bu Sami tentu jadi alternatif saat perut terasa lapar. Tengah kota pula dan tidak ribet mencarinya, siapa tidak tertarik untuk mencicipi.

Pemandangan antrian jadi kesan pertama saat kami datang. Itu luar biasa. Bahkan, beberapa menu sudah ada yang habis. Namun dengan sigap, sudah kembali terisi. 

Wisata kuliner malam hari

Jika kamu lebih familiar dengan nama Nasi Liwet dari Solo, maka Nasi Ayam sama persis. Bedanya paling kentara adalah kuahnya. Nasi Liwet dengan kuah areh. Sedangka Nasi ayam dengan kuah opor berwarna kuning.

Bagaimana soal rasa? Tentu enak pastinya, apalagi pengalaman Nasi Ayam Bu Sami bukan kaleng-kaleng. Secara pribadi kami sendiri sulit mengutarakan seperti apa kelezatannya. Maklum bukan food blogger.

Nasi Ayam Bu Sami jadi destinasi wisata kuliner malam hari di Kota Semarang. Jadi, tidak terbatas hanya saat momen puasa saja. Melainkan setiap saat selalu buka. Jika kamu sedang mampir di Ibu Kota Jawa Tengah, tidak salah kami arahkan ke sini. Siapa tahu cocok.

📝 Sayangnya kami tidak makan langsung di tempat, melainkan di bungkus, bawa pulang. Makanya tidak ada foto makanan. Sudah sampai rumah, malah langsung gasss haha....jam mau imsak soalnya.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?