Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Branding Grabfood di Tempat Kuliner Dekat Plasa Simpang Lima Semarang

Ini adalah artikel kami tentang GrabFood. Tidak populer memang tulisannya. Tapi kami senang membagikannya karena cara ini menarik dan juga sudah dilakukan kompetitor. 

Gambar ini diambil tanggal 6 November 2021, seharusnya masih berlaku hingga postingan di blog ini terbit. Kawasan yang dilabelin grabfood ini berada di Simpang Lima, sangat sangat strategis. Dan juga, penempatannya ditaruh pada kios-kios makanan dan juga produk seperti pakaian hingga aksesoris.

Sebenarnya

Sebelumnya ada provider telekomunikasi yang kurang lebih sama mem-branding seperti ini. Namun saat itu, entah kenapa kami tidak tertarik saja. Padahal kantornya berada tak jauh dari kios-kios ini.

Persaingan

Tentu kamu tidak akan mendapatkan info apa-apa dari artikel ini. Kami hanya membawa perspektif atau pandangan yang berhubungan dengan branding dan pemasaran.

Di era sekarang, aplikasi layanan berbasis online terus mendorong penggunanya untuk menggunakan layanan yang mereka buatkan. Seperti makanan, yang membuat kita tidak perlu keluar rumah dan hanya tinggal pesan lewat aplikasi.

Seperti tulisan kami sebelumnya tentang online yang butuh offline, sebesar perusahaan semacam Grab atau sejenisnya, mereka tetap harus terus menguatkan brand mereka.

Melakukan branding dengan tujuan membantu pemilik usaha juga bagian dari pemasaran tentunya. Ibarat menyelam sambil minum air.

Ah, apakah kami mulai melenceng? Mari kita hentikan ini. Dan intinya hanya tentang apapun usaha yang kita lakukan atau buat, jangan lupa selalu melakukan branding atau pemasaran.

...

Seketika kami baru sadar jika tulisan tentang Grab itu sendiri sudah ada beberapa di halaman blog dotsemarang. Bahkan sudah ada sejak tahun 2017 saat Grab hadir di Kota Semarang. 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

☕ Mencicipi Coco Latte: Saat Hydro Coco dan Anomali Coffee "Salaman" di Pelataran MAJT

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

🏥 Menjelajahi Lantai 3 Cardea Semarang: Zona 'Recovery' yang Naik Kelas

♻️ Jangan Dibuang! Jejak Karbon di Balik Kotak Nasi Buka Puasa Masjid Agung Jawa Tengah

📱 Dilema Android Lawas di Tahun 2026: Mengapa Versi OS Kini Lebih Penting daripada Sekadar Merek Hape