Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Akhirnya Berkunjung Ke Waroeng Kopi Alam yang Berlokasi di Singsosari Timur Semarang

Bulan Februari 2019, kami masih ingat, yaiyalah karena ada postingannya di blog 😅, adalah kunjungan kami pertama di Waroeng Kopi Alam yang masih berlokasi di kawasan Pecinan. Sekarang, sejak bulan Desember 2020, tempat ini punya lokasi baru.

Sebenarnya kami sudah pernah diberitahu lewat pesan WhatsApp, jika tempat mereka menghuni tempat baru. Yah, saat itu kami abaikan karena itu hanya sebuah pemberitahuan. Bukan sebuah undangan mampir datang.

Lebih dekat

Minggu pagi (28/11), akhirnya kami berkunjung karena sebuah alasan. Kami bertemu dengan pengelolanya di sana sambil menikmati hidangan bubur Ayam Hainan. 

Ada menu kopi klepon

Tempat yang cocok bila ingin berdebat atau sambil mengobrol yang ditemani sarapan pagi di sini. Nanti kami cerita tentang bubur dan segelas kopi yang nikmat.

Bila dilihat dari lokasinya, jaraknya tentu lebih dekat dengan kawasan Simpang Lima. Khususnya daerah peleburan yang notabene dihuni outlet-oulet kuliner dan pedangan kaki lima yang berlimpah. Strategi bagus untuk tempat usaha.

Lokasi yang nyaman dan tempat yang lebih luas

Bagi kami yang pernah berkunjung ke lokasi lama, tentu sangat merasakan perbedaan dengan lokasi yang sekarang. Jalan ke lokasi memang lebih rindang ketimbang dulu yang lebih banyak bangunan dan pasar pagi hari.

Aksesnya mudah, seperti kami yang melewati Simpang Bangkong menuju jalan Atmodirono lalu belok kiri ke jalan Singosari Timur. Setelah Halmahera Music School.

Seperti masuk sebuah perkampungan, Waroeng Kopi Alam berada di kiri jalan saat kami tiba. Apakah ini sebuah rumah dengan pagar besar yang akses masuknya bisa disusupi 2 kendaraan roda empat.

Pertama tiba, pandangan mata sudah terpampang kursi meja yang ditata sedemikian rupa. Ternyata di luar digunakan juga dengan atap yang menutupi, setidaknya saat hujan.

Ruang dalam, kami kurang tahu karena tidak sempat masuk ke dalam. Siapa tidak ingin duduk di tempat favorit di luar ruangan dengan udara pagi yang masih segar.

Di tempat duduk kami, ada akses ke dapur lewat pintu samping. Lalu, jendela besar yang memperlihatkan para pegawai yang bekerja membuat hidangan sampai meracik minuman.


Ide bagus menambahkan toilet di luar, jadi tidak perlu ke dalam

Pagi hari di sini tampak ramai. Mungkin karena hari Minggu, kebanyakan pelanggan yang datang bersama keluarga. Ini bukan lagi sekedar kedai kopi seperti dulu. Apalagi jam bukanya dari jam 7 pagi.

Cek official Instagram-nya di @warkop.alam.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?