Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Makan Siang di Umbul Songo Kopeng

Meski belum puas mengeksplore Sumowono Bamboo Garden, rombongan harus segera lekas menuju tempat berikutnya. Apalagi hari ini adalah hari Jumat. Kami harus kejar-kejaran dengan waktu, karena aktivitas akan terpotong dengan ibadah solat Jumat.

Perjalanan famtrip hari kedua (29/10) berlanjut menuju lokasi kedua dari rencana 3 tempat yang dikunjungi hari ini.

Ya, Umbul Songo. Saat pertama kali masuk, kami seperti tidak asing dengan gerbangnya yang bertuliskan Taman Nasional Gunung Merbabu. 

Ternyata gerbang ini pernah kami lewati saat kunjungan ke Agrowisata Kopeng Gunungsari pada bulan September 2020.

Ditemani Hujan

Di Umbul Songo ini nantinya kami akan melihat air terjun. Tapi sebelum itu, kami menikmati santap siang terlebih dahulu.

Hujan ternyata menyertai kegiatan kami siang itu. Meski tak lama, suasana dingin dengan pemandangan sekitar pepohonan membuat menu makan siang kami lebih terasa hangat.

Kali ini ada nasi jagung yang berwarna putih kami pilih. Kalau makan nasi jagung, jadi ingat saat di Dieng. Menyenangkan mengingat momen saat itu.

Suasana 

Sebelum kami masuk ke lokasi utama yang harus dilalui dengan jalan setapak yang menurun, kami berikan suasana di sekitar dulu yang digunakan untuk parkir kendaraan dan fasilitas lain.

Oh ya, untuk tiket masuk ke sini dibandrol Rp20.000 per orangnya untuk hari biasa. Sedangkan libur atau akhir pekan dikenakan harga tiket masuk sebesar Rp25.000.



Setelah makan siang, rombongan bersiap mengeksplore lokasi utama

...

Postingan berikutnya akan kami bawa menuju jembatan cinta yang merupakan bagian pemanis sekitar air terjun nantinya. Jadi ditunggu dulu, kalau sudah nanti kami kabarin.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

☕ Mencicipi Coco Latte: Saat Hydro Coco dan Anomali Coffee "Salaman" di Pelataran MAJT

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

🏥 Menjelajahi Lantai 3 Cardea Semarang: Zona 'Recovery' yang Naik Kelas

♻️ Jangan Dibuang! Jejak Karbon di Balik Kotak Nasi Buka Puasa Masjid Agung Jawa Tengah

📱 Dilema Android Lawas di Tahun 2026: Mengapa Versi OS Kini Lebih Penting daripada Sekadar Merek Hape