Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Ternyata Lebih Praktis Akses Wifi yang Menggunakan QR Code

Mungkin dari kamu pernah menggunakan akses WiFi di tempat nongkrong yang tidak perlu tanya apa passwordnya, tapi tinggal scan QR Code yang terlihat di meja seperti gambar cover di atas. Bagi kami sendiri, ini pertama kali melihatnya.

Teknologi QR Code terus berkembang. Untuk itulah kami selalu tertarik mengikutinya. Bila kamu baca artikel-artikel kami tentang kode QR, pasti suka juga.

WiFi dengan QR Code

Salah satu tempat yang menerapkan Wifi dengan QR Code adalah Waroeng Kopi Alam yang beberapa waktu lalu kami kunjungi.

Serius, kami baru tahu yang beginian. Semenjak pandemi, alasan klasik, kami memang sudah jarang nongkrong di tempat ngopi. Semisal ada pun, saat di lokasi tidak ada yang menyediakan akses WiFi QR Code seperti di Warkop Alam.

Jadi, seperti menaruh daftar menu yang ada kode QR-nya di atas meja. Kali ini bukan daftar menu yang harus kita pindai atau scan. Melainkan akses WiFi.

Saat memindai kode QR, kami tak menggunakan aplikasi apapun. Hanya menggunakan kamera bawaan (standar) yang sudah tertanam seperti hape kami, yakni Zenfone 5. Kami hanya perlu membuka kamera dan mengarahkannya ke gambar yang ada kode QR di sana. Dan tara... langsung terhubung dengan internet.

Tak perlu password

Meski bisa diakses dengan kode QR, pemilik tempat juga tetap menyediakan akses password yang ditaruh di bawah logo kode QR (ada ditulis di sana, tapi kami kaburkan).  Biar pengguna yang hapenya belum ada alat pemindai, tidak dibuat ribet jika harus menginstal aplikasi.

Tidak perlu memanggil pegawai atau memintanya menuliskan di ponsel kita. Dengan langsung memindai seperti membuka buku menu, hape kita langsung terhubung secara langsung.

Ya, seharusnya seperti ini tempat nongkrong atau makan menyediakan akses koneksi WiFi dengan QR Code. Pengunjung tidak perlu selalu mendatangi karyawan atau sebaliknya, karyawan tidak ribet mengurusin hal-hal sederhana seperti akses internet dari WiFi.

...

Selanjutnya, kira-kira bakal ketemu inspirasi apa lagi dari teknologi kode QR atau QR Code di Kota Semarang? Gambar sengaja kami kaburkan untuk melindungi.

Artikel terkait :

Comments