Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Windows 10 Home Single Language, Dunia Baru dengan Rasa yang Masih Sama


Setelah bertahan dari tahun 2014 menggunakan Windows XP Home, awal Februari ini kami berkesempatan dapat menjajal Windows 10. Dan kami baru tahu, Windows 10 pun memiliki jenis lainnya seperti Operating System pada umumnya keluaran Microsoft.

Kami kedatangan Laptop ASUS yang pernah diperkenalkan pada tahun 2019, yakni ZenBook Flip UX362F. Dan tentu saja, operating system ini asli. Jadi terkenang masa OS bajakan. Nanti kami cerita tentang laptop ini di halaman berikutnya.

Dunia baru

Windows 10 bukan sesuatu yang baru sebenarnya buat kami. Hanya saja, untuk menggunakannya lebih dalam (pengalaman pemakai), baru kali ini kami rasakan. Semua serba baru buat kami.

Sebagai bloger, menggunakan Operating System (OS) Windows 10 bagi kami seperti mendapatkan pengalaman baru. Semua tampak besar, berbentuk kotak, sederhana, indah dan nyaman.

Tidak butuh lama untuk menyesuaikan diri menjelajah tiap tempat di dalamnya. Hal-hal teknis, kami tak mampu membicarakannya. Karena kami percaya, sebagai pengguna pemula, kami sudah sangat senang dengan pengalaman ini.

Seperti anak kecil yang menemukan dunia baru. Tidak ingin diganggu dan selalu menunggu, kejutan baru apa lagi yang didapat dari OS baru ini.

Meski dunia baru ini tampaknya tidak terbatas (pengalaman menjajal), rasanya masih kurang lebih sama dengan OS sebelumnya yang kami gunakan. Hanya mengubah bungkusnya dan sedikit inovasi agar lebih menarik saja.

Windows 10 Home Single Language


Laptop yang kami gunakan ini menggunakan OS Windows 10 Home Single Language. Kami benar-benar dibuat pusing mencari informasi ini karena Windows 10 memiliki banyak jenis.

Windows 10 Home Single Language adalah OS yang berisi satu bahasa sistem, bahasa Inggris, dan untuk menambahkan bahasa tambahan, penggunanya membutuhkan koneksi internet untuk mengunduh paket bahasa.

Dan versi Windows 10 juga banyak, seperti Windows 10 Pro, Enterprise dan lain sebagainya. Untuk versi yang kami gunakan adalah Windows 10 Home Single Language yang dapat dilihat dari sistem.

Dalam edisinya, maksud kami versi ini menurut situs windowsku.com (4/5/2018), laptop mendapatkan fitur semacam Cortana sebagai Virtual Assistant, browser baru Microsoft Edge, Continuum untuk tampilan beradaptasi jika menggunakan laptop 2 in 1, Windows Hello untuk masuk ke Windows dengan mudah dengan face recognition, sidik jari, dan pengenalan biometrik lainnya.

Aplikasi esensial seperti aplikasi Photo, Maps, Mail, Calendar, Music, dan Video juga tersedia. Untuk game, Windows 10 Home sudah membawa suasana gaming dengan Xbox. Kita bisa melihat komunitas Xbox, bahkan bisa berbagai gameplay dengan pengguna lainnya.

Kesimpulannya, edisi ini sangat cocok jika anda hanya menggunakannya untuk penggunaan standar.

Sudah terinstal

Saat menghidupkan laptop, Windows 10 Single Language sudah terinstal di laptop.  Windows 10 Single Language pada dasarnya adalah bagian dari paket Windows 10 Home.

...

Dibandingkan OS yang kami gunakan di laptop sebelumnya, Windows 10 Single Language lebih baik dan menarik tentunya. Ibarat membeli mobil, yang awalnya saat menghidupkan dengan kunci. Yang edisi terbaru hanya dengan memencet tombol power, dan mesin mobil sudah menyala.

Hadirnya Microsoft Store, membuat pengalaman menggunakan OS ini lebih dari sekedar menggunakan hanya untuk menulis halaman ini. Beberapa aplikasi sudah terpasang, dan menambahkan aplikasi baru, itu lebih seru.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?