Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Kuliner Depok, Wisata Kuliner Malam di Semarang


Festival Kuliner jalan Depok resmi dilaunching pada tanggal 24 Januari 2020. Kawasan ini sangat familiar buat kami yang sering menghadiri undangan dari hotel Pesonna Semarang. Satu lagi destinasi wisata kuliner malam di Kota Semarang.

Minggu ketiga, atau Jumat malam (14/2), kami mampir ke sini. Melihat lebih dekat seperti apa suasananya. Kami pikir dengan adanya kuliner Depok, jalanan bakal ditutup. Hingga pukul 6 malam lewat, ternyata tidak.

Kemarin saat pembukaan jalan Depok memang ditutup, tapi itu hanya pada saat launching saja.  Setelah itu tetap dibuka. Kami yang berpikir wisata kuliner di sini mirip Semawis mencoba menelusuri dan menemukan bahwa memang jalanan tidak ditutup.

"Jalan tidak ditutup. Sebagian lajur nanti untuk tenda jualan dan food truck sebagian untuk kendaraan melintas. Dan untuk kantong parkir sendiri disediakan dua titik di sisi timur dan sisi barat Jalan Depok," kata Wali Kota, mengutip detik.com (26/1).

Padat merayap

Dampak tidak ditutupnya jalan Depok memang membuat lalu lintas menjadi padat. Kunjungan kami hari ini masih belum menjelajah kuliner apa saja yang hadir di sini. Ya, macet membuat kami enggan untuk berhenti dulu.


Kami sempat bertanya pada awal-awal kuliner Depok dibuka kepada orang hotel Pesonna, apakah mereka ikut terlibat? Ternyata peserta stan masih diperuntukkan untuk pelaku UMKM.

Upaya pemerintah kota bukan saja menghidupkan pusat keramaian, tapi juga mendukung perkembangan UMKM.

Rencana ada lagi area kuliner malam

Kami pikir pusat kuliner di Pecinan tidak akan tergerus karena sudah menjadi roll model tempat lain. Dan rencana penambahan area kuliner rupanya tidak berhenti di jalan Depok.

Jalan Singosari dan jalan Veteran akan segera menyusul menjadi area kuliner malam di Kota Semarang. Apakah tahun 2020 ini bakal terealisasi semua? Mari kita tunggu saja.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?