Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Pelibatan Anak Muda dalam Pelestarian Cagar Budaya di Kota Lama Semarang


Halaman ini berisi slide persentasi yang disampaikan Ibu Nik Sutiyani, S.T, M.T selaku Kepala  Bidang Pengawasan Dinas Penataan Ruang Kota Semarang yang hadir mengisi acara Festival Komukino Ke-8 pada tanggal 24 Januari 2020 di Kota Lama.

Anak muda menjadi prioritas dalam pembangunan manusia di Kota Semarang, begitu kata beliau yang bisa dilihat juga dari slide persentasi yang kami ambil gambarnya dengan kamera ponsel.

Kami tertarik dengan materi ini, meski suara mik yang dipegang beliau agak menggema di ruangan gedung Oudetrap yang digunakan sebagai lokasi acara. Bahkan, mengulang rekaman suara beliau dari ponsel pun tidak begitu mendapatkan banyak materi untuk kami ceritakan.


Mengapa anak muda?

Angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Semarang mengalami peningkatan yang dapat dilihat dari slide yang disampaikan. Lebih di atas Bandung dan Surabaya.

Anak muda dirasa memiliki pengaruh besar, dan bagaimana mereka membuat inovasi yang turut memiliki peran besar dalam perubahan. Ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian cagar budaya.


Bagaimana melibatkan mereka?

Ada 4 cara yang ditampilkan, seperti menjadikan bangunan cagar budaya sebagai ruang berkarya bagi anak muda. Lalu, melibatkan dalam kegiatan atau memberi pelatihan sederhana terkait cagar budaya.

Misalnya bagaimana melakukan teknik konservasi atau membuat rencana pengelolaan kawasan cagar budaya. Atau bisa juga memanfaatkan skill atau ketertarikan mereka untuk mendukung project cagar budaya melalui saluran media sosial, fotografi hingga menulis.


Strategi pelibatan anak muda di Kota Lama

Di era teknologi ini, penggunaan aplikasi sangat dibutuhkan. Pada nomor 1 di dalam slide, bagaimana pembuatan aplikasi untuk Kota Lama sangat diharapkan. Di Semarang, ekosistem para developer seharusnya bisa melihat ini untuk menciptakan.

Menyediakan ruang bagi kegiatan anak muda di Kota Lama, seperti gedung Oudetrap yang sedang digunakan dalam acara ini. Itu berarti, perizinan seharusnya dipermudah bagi anak muda yang ingin berkegiatan di sana (Bangunan di Kota Lama).

Industri kreatif di Kota Lama perlu didorong, termasuk inisiatif anak muda untuk Kota Lama yang setiap tahun digelar Festival Kota Lama Semarang.


Strategi anak muda untuk cagar budaya

Berpikir kritis sangat diharapkan dari anak muda untuk mengidentifikasi potensi cagar budaya di sekitarnya. Dan masih banyak lagi yang dapat dilakukan anak muda, seperti menjadi agen perubahan, innovators, communicators dan pemimpin.


...

Generasi muda sekarang ada 2 istilah yang sering dibicarakan, generasi milenial dan generasi Z. Adanya dukungan seperti ini, harus bisa dimanfaatkan. Mengingat Semarang sangat berhasrat untuk melibatkan anak muda. Khususnya pelestarian cagar budaya.

Apakah ini bermanfaat untukmu?

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?