Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

[IGTV] Menyaksikan Tari Soreng Pertama Kalinya


Sajian istimewa dipersembahkan buat kami, para peserta Live In Semarang pada bulan Februari kemarin. Tari Soreng dipentaskan di dalam ruangan pertemuan hotel Garuda Kopeng. Ini pertama kalinya kami menyaksikan lebih dekat tarian yang menggambarkan keprajuritan ini.

Rabu minggu kedua bulan April, Instagram kami kali ini mengunggah Tari Soreng yang kami rekam saat mengikuti kegiatan Disporapar Jawa Tengah untuk mempromosikan salah satu hotelnya yang berada di Kabupaten Semarang.

Berdurasi kurang dari 2 menit, video ini sudah tersedia dalam format landscape di Instagram TV dotsemarang yang kami unggah tanggal 15 April. Lama juga kami menyimpannya dari pertama kami merekam hingga upload sekarang.

Menurut situs visitmagelang, Tari Soreng dulunya disebut Prajuritan. Apakah ini berarti sama dengan tarian yang kami juga saksikan saat kegiatan di desa wisata Sumogawe?

Yang menarik dari Tari Soreng yang dihadirkan pada hari pertama kunjungan kami tersebut adalah kehadiran kuda yang mengingatkan kami pada Barongsai. Itu kuda bukan asli, tapi diperankan 2 orang.

Tonton videonya 

Tentu tari Soreng memiliki banyak ragamnya. Kalau kamu sedang mencari salah satu tarian yang berhubungan dengan tari Soreng juga, mungkin video ini bisa jadi alternatif. Jangan lupa kasih tanda suka.


Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

☕ Mencicipi Coco Latte: Saat Hydro Coco dan Anomali Coffee "Salaman" di Pelataran MAJT

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

🏥 Menjelajahi Lantai 3 Cardea Semarang: Zona 'Recovery' yang Naik Kelas

♻️ Jangan Dibuang! Jejak Karbon di Balik Kotak Nasi Buka Puasa Masjid Agung Jawa Tengah

📱 Dilema Android Lawas di Tahun 2026: Mengapa Versi OS Kini Lebih Penting daripada Sekadar Merek Hape