Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Tidak Ada Prosesi Dugderan Tahun 2020 di Semarang


Bagi masyarakat Semarang, Dugderan merupakan kegiatan rutin menjelang Puasa. Suasana keramaiannya tentu sangat dirindukan bagi mereka yang punya kenangan. Sayang tahun ini, tradisi yang sudah berlangsung 138 tahun ini tidak ada hingar bingarnya. Penyebabnya, tentu saja karena Corona.

Menjelang puasa, Seminggu sebelumnya kawasan Pasar Johar dan sekitarnya, suasana lebih meriah dari biasanya. Para pedagang berkumpul, arena permainan yang dibangun dengan ukuran besar, kuliner yang jarang ditemui dan lainnya menjadi bagian penting dari Dugderan.

Ada 3 kegiatan biasanya dalam Dugderan. Yang sebelumnya kami sebut adalah Pasar Rakyat Dugderan. Lalu, kegiatan kedua adalah karnaval budaya dan terakhir adalah prosesi Dugderan yang paling menarik minat banyak orang.

Semuanya itu kali ini tidak ada. Apa kabar mereka yang sering terlibat kegiatan ini, terutama pedagang yang jualan roti gandjel rel yang tiap dugderan bakal dibagi-bagikan kepada masyarakat.

Rindu Dugderan

Hari ini kami melintasi kawasan Pasar Johar untuk sedikit melepaskan rindu yang biasanya sebelum puasa, di sini jalannya akan ditutup. Namun sekarang itu tidak terjadi. Beberapa pengguna Instagram saat kami bagikan foto hari ini, mengungkapkan kerinduan mereka terhadap Dugderan. Baca komentar mereka.


Dilakukan secara sederhana

Kami sedikit memiliki rasa penasaran tentang Dugderan tahun ini. Apakah ada info lain yang sebenarnya ada tapi kami tidak mendengarnya?

Setelah mengubek-ubek Google, akhirnya kami menemukan artikel dari situs detik.com yang dipublish seminggu sebelumnya. Atau Kamis tanggal 16 April 2020.

Ternyata tradisi Dugderan tetap dilakukan tahun 2020. Hanya saja, tidak dilakukan seperti biasanya dengan 3 kegiatan yang kami tulis di atas, seperti pawai contohnya.

Menurut situs detik yang berjudul 'Pandemi Corona, Tradisi Dugderan di Semarang Digelar Tanpa Arak-arakan', prosesnya tetap dilakukan dengan datang ke Masjid Kauman. Lalu diterima satu atau dua kiai atau takmir masjid. Kemudian takmir akan woro-woro atau menyampaikan kepada masyarakat lewat toa masjid.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?