Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

[Photoblog] Melihat Koleksi Wayang Potehi di Acara Pasar Imlek Semawis 2020

Bagi yang belum familiar mendengar Wayang Potehi, mungkin terasa asing. Halaman ini kami isi dengan gambar-gambar dari wayang Potehi yang merupakan kesenian tradisional Tionghoa dan di Semarang yang kaya keberagaman, kesenian ini sering dipertunjukkan.

Acara Pasar Imlek Semawis tahun 2020 oleh panitia dijadikan momentum untuk kembali mengenalkan Wayang Potehi kepada khalayak ramai. Bahkan panitia juga mengundang beberapa komunitas dan pegiat Potehi dari luar Kota. Seperti Jombang, Jawa Timur.

Alasan panitia mengangkat tema wayang Potehi karena kekhawatiran bagaimana kesenian ini yang sudah ratusan tahun berada di Indonesia masih kurang menarik minat, terutama generasi milenial.

Gambar-gambar yang kami ambil sendiri ada 2 tempat. Satu di lokasi kawasan Pasar Imlek Semawis yang sedang berlangsung (17-19 Januari 2020) dan satu lagi berada di gedung Rasa Dharma. Semuanya masih berada di jalan Wotgandul Timur, Pecinan Semarang.

Selain menampilkan beberapa gambar di halaman ini, kami akan membuat gambar-gambar ini ke dalam format PDF. Tentu dengan kualitas yang lebih besar dari halaman ini dan jumlah gambar yang lebih banyak. Ditunggu saja.










Yang ada kotak kacanya ini, sepertinya koleksi ekslusif pemilik.

...

Wayang potehi merupakan seni pertunjukan boneka tradisional asal Cina Selatan. “Potehi” berasal dari akar kata “pou” (kain), “te” (kantong), dan “hi” (wayang). Secara harfiah, bermakna wayang yang berbentuk kantong dari kain.

Wayang ini dimainkan menggunakan kelima jari. Tiga jari tengah mengendalikan kepala, sementara ibu jari dan kelingking mengendalikan tangan sang wayang.

Kesenian ini diperkirakan masuk ke nusantara bersama ekspedisi perdagangan sekitar abad ke-16. Seni wayang ini berkembang di berbagai daerah di Indonesia. (Referensi indonesiakaya.com)

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?