Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Hari Terakhir Festival Kota Lama 2018, Ada Kejutan?


Kami pikir salah masuk lokasi acara. Semua tampilan branding visual sebelumnya tiba-tiba saja berubah drastis. Hari terakhir Festival Kota lama tahun ini. Apakah ada kejutan?

Mendadak ada spanduk yang mempromosikan acara di Kota Lama di salah satu ruas jalan saat kami pulang di hari ketiga. Lokasinya sama dengan #FestivalKotaLama2018, namun dengan nama berbeda.

Srawung Gayeng, apakah ini?

Dalam acara jumpa pers yang diadakan panitia Festival Kota Lama, rasanya kami belum mendengar tentang ini. Hari terakhir, hari minggu (23 September), rangkaian acaranya yang bisa dilihat di sini, memang ada acara jambore ekonomi kreatif. Kami pikir itu tetap bagian acara festival.


Nyatanya bukan, meski dengan isi yang sama. Beda kemasan saja, mengingat branding visual yang ditampilkan lebih berwarna ketimbang sebelumnya.

Dan penyelenggaranya, mengutip jateng.tribunnews.com (22/9), Srawung Gayeng adalah acara yang digelar oleh Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Tengah. Dan Semarang menjadi kota kedua rupanya.

Ini berarti semacam acara kolaborasi. Kami sebagai media partner benar-benar tidak mengetahui dalam acara Festival Kota Lama ada acara lain. Dari rilis yang kami terima saja, tidak ada nama ini.

Ditutup band Ten2Five

Kejutan yang ditunggu-tunggu tentu saja penampilan dari band Ten2Five. Sayangnya, kami tidak melihat penampilan mereka karena waktunya yang tidak bersahabat dengan kami.


Selain kejutan-kejutan yang menarik kami bawa ini, ada satu lagi kejutan yang membuat kami kehilangan momen untuk acara festival yang sudah berusia 7 tahun ini.

Ternyata acara temu pusaka Indonesia yang diselenggarkan BPPI tidak kami ketahui waktunya dan tahu-tahu sudah selesai. Kami benar-benar miss komunikasi kali ini.

...

Apakah hari terkahir acara Festival Kota Lama termasuk acara mereka? Bila membaca referensi situs Jateng Tribunnews, hari terakhir lebih banyak bicara Srawung Gayeng dengan berbagai acara di dalamnya. Seperti kehadiran komunitas yang dari awal sudah ada.

Selesai sudah pelaksanaan acara Festival Kota Lama tahun ini. Semoga tahun depan datang lagi dengan konsep yang lebih menarik lagi. Menyenangkan bisa terlibat dalam acara besar seperti ini. 


Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?