Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

[Review Event] Pagelaran Pengantin Semarangan dan Festival Kuliner 2018 di Sam Poo Kong


Tiap tahun, acara ini digelar. Dan tahun ini pertama kali kami membawanya ke blog dotsemarang. Pagelaran pengantin Semarangan yang dipadukan dengan festival kuliner dilaksanakan tanggal 29-30 September 2018 di Sam Poo Kong. 

Apa yang membuat kami ngotot untuk hadir di Sam Poo Kong melihat acara ini? Selain karena event, kami ingin tahu seperti apa tradisi pengantin Semarangan dengan prosesi-prosesinya. Konten yang bagus tentunya untuk kami.

Sedikit bersabar 

Sudah seperti pada umumnya, acara ini juga molor dari jadwal pembukaan yang kami dapatkan rundown acaranya. Butuh kesabaran memang, tapi karena sudah biasa dan suasana Sam Poo Kong saat itu cerah, jadi waktu tak terasa berlalu.  

Arak-arakan Pengantin Semarangan

Dalam acara, rupanya ada prosesi arak-arakan pengantin. Wanita tiba lebih dulu dengan dibawa menggunakan tandu. Sedangkan pengantin pria menunggangi kuda. 

Ini menarik dari sisi tradisi dan budaya. Namun kami pikir, bisa jadi ini adalah gelaran acara yang dianggap mahal buat kami. Karena membawa kuda dalam pernikahan rasanya sulit buat kami.

Predikat Kekayaan non benda tingkat nasional

Ini yang kami harapkan dari acara ini. Sebuah informasi penting yang patut kami sebarkan agar orang-orang yang membaca blog kami mengetahui ini.

Acara yang digelar Disbudpar kota Semarang ini memang bertujuan mengenalkan budaya non benda yang dimiliki Kota Semarang. 

Namun juga memberitahu kepada masyarakat Semarang untuk bangga bahwa Pengantin Semarang masuk cagar budaya. Dan meraih predikat kekayaan budaya non benda tingkat nasional.

Perpaduan budaya Cinta dan Arab

Diketahui juga dalam acara ini kami baru tahu bahwa Pengantin Semarangan merupakan campuran budaya Cina dan Arab.

Dalam sambutan mewakili kepala Dinas Pariwisata Kota Semarang, Ibu Lita Satyawati juga dijelaskan simbol-simbol yang melekat pada pengantin, seperti penggunaan pilis, bunga cempaka di kanan dan kiri yang jadi ciri khas.

Melengkapi informasi, Ibu Ning Slamet Yuwantoro selaku Ketua Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Melati cabang Kota Semarang sekaligus sebagai ketua panitia penyelenggara menjelaskan lebih lanjut.

Lalu, ada lima pentul yang terdapat pada sanggul bagian depan yang dikenakan pengantin wanita. Informasi pentul ini menunjukkan salat Lima waktu.

Dan pentul dibagian sanggul belakang jumlahnya ada 17 yang menunjukkan jumlah rakaat pada salat. 

Sedangkan pengantin pria terdapat juga, namun hanya satu pentul yang berarti menyembah satu Tuhan saja. 

Soal kuda yang ditunggangi dan berwarna putih oleh pengantin pria juga memberi arti, yang maknanya pengantin masih suci.

Live event

Selama gelaran ini berlangsung, kami melakukan live tweet. Acara ini juga dipadukan dengan konsep lomba rias pengantin dan fashion show oleh Arif Riyanto, perancang busana Semarang. 


Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?