Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Hari Kedua Goesmart 2018


Hari kedua acara #Goesmart2018 pembicara yang mengisi ada yang dari luar, maka kami yang tak begitu fasih bahasa Inggris sangat rugi tentunya. Meski begitu, kami dapat memahami dari slide yang dipersentasikan. Kamis pagi (11/10), kami sudah berada di PO Hotel. Mari kita lanjutkan.

Bila hari pertama acara yang kami ikuti, kami datang sekitar jam 10 pagi, maka hari kedua, kami datang lebih pagi. Acara berlangsung lebih awal dari kemarin.

Sama seperti hari pertama juga, hari kedua untuk acara setelah makan siang, kami tidak mengikuti. Kali ini bukan karena kami ada aktivitas lain, namun karena jam siang diperuntukkan untuk peserta tertentu yang mengirimkan paper atau semacam proposal yang untuk tema Smart City.

Pembicara luar

Bila hari pertama ada mas Hendi, Wali Kota Semarang yang membuka acara. Maka hari kedua ada mba Ita, Wakil Wali Kota.


Sesi Prof. Anthony Burke memaparkan bagaimana implementasi Smart City yang kini banyak dilakukan dibanyak negara, Asian khususnya. Selain Professor Burke yang berasal dari luar, ada Tay Kok Chin yang juga berasal dari luar, yakni Singapura.

Satu-satunya pembicara wanita dan juga dari luar adalah Dr. Firdaus yang berasal dari Malaysia. Beliau sangat lancar berbahasa Indonesia.

Live event

Berikut ini suasana acara saat tengah berlangsung yang kami rangkum dalam live tweet. Silahkan simak dan jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mengetahui acara-acara menarik lainnya.



..

Halaman ini bukan berisi ulasan atau review. Kami masih membawa suasana acara saja, termasuk hari pertama. Di masa depan ini sangat berguna tentunya bagi kami bila mendapatkan kesempatan kembali. Apalagi kami baru belajar dan terus sedang belajar.

Halaman berikutnya, kami akan membagikan hari terakhir atau hari ketiga yang banyak diisi dengan suasana di luar ruangan, yakni city tour. Ditunggu.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

☕ Mencicipi Coco Latte: Saat Hydro Coco dan Anomali Coffee "Salaman" di Pelataran MAJT

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

🏥 Menjelajahi Lantai 3 Cardea Semarang: Zona 'Recovery' yang Naik Kelas

♻️ Jangan Dibuang! Jejak Karbon di Balik Kotak Nasi Buka Puasa Masjid Agung Jawa Tengah

📱 Dilema Android Lawas di Tahun 2026: Mengapa Versi OS Kini Lebih Penting daripada Sekadar Merek Hape