Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Review Film Aruna dan Lidahnya


Film bertema kuliner ini berdurasi 106 menit. Rilis diakhir bulan atau 27 September, film ini membawa sejumlah nama populer. Seperti Nicholas Saputra, Dian Sastro, Hannah Al Rasyid dan Oka Antara. Seberapa greget film arahan sutradara Edwin ini.

Kami kembali ke bioskop akhirnya. Seperti sebelumnya, kami hanya dapat pergi saat mendapatkan tiket cuma-cuma alias gratis. Maklumi kami. Dan kesempatan kali ini bisa dikatakan luar biasa. Ya, ada salah satu pemainnya datang menyapa penonton Semarang. Nanti bagian akhir kami bocorkan namanya (meski kami tahu, kalian pasti sudah tahu juga).

Sempat turun

Saat mendapatkan kabar bahwa kami dapat tiket nonton bareng secara cuma-cuma, kami tahu ini waktunya membuat ulasan film yang sudah lama tidak kami lakukan di blog dotsemarang. Kami biasa membayar tiket cuma-cuma ini dengan ulasan.

Film Aruna menjelang satu pekan film ini bertahan rupanya sudah diturunkan hari Rabu (3/10). Sayang sekali sebenarnya. Tapi tak masalah kami pikir, mengingat kami nonton bareng pemainnya dan tak mungkin filmnya tidak diputar.

Ternyata saat kami tiba di lokasi sore hari, beberapa jam sebelum film diputar, film Aruna kembali diputar dengan waktu penuh (sesuai jadwal biasanya). Wow, mengejutkan. Padahal pagi sudah turun, tapi siangnya sudah kembali. Syukurlah.

Jaminan menarik ?


Kami sudah di dalam dan bersiap menonton setelah pemain filmnya pergi. Kami baru sadar bahwa film ini diangkat dari cerita novel. Tentu ini bisa dikatakan sebagai salah satu jaminan film ini menarik.

Karakter kuat para pemain yang sangat berpengalaman dalam film produksi Palari Films tak perlu diragukan lagi. Mungkin ini jaminan kedua bahwa film ini menarik untuk ditonton.

Yang ketiga, genre film ini yang menyajikan makanan asli Indonesia yang dikemas dengan sangat baik dan mampu membuat penonton ikut hanyut ingin menyantap. Kuliner yang dibawa sangat menarik dan jarang-jarang mendengarnya, apalagi memakannya.

Sebagai penonton, semua harapan di atas (jaminan) yang dikemas dengan kata-kata bagus dari kami seharusnya sudah tak perlu diragukan lagi untuk kamu pergi ke bioskop dan duduk di sana (bioskop). 

Namun sayangnya, harapan itu tidak demikian menurut kami. Wajah cantik Aruna yang selalu berbicara di depan kamera, yang kadang membuat tertawa dan senyum-senyum sendiri, kurang mendapatkan porsinya untuk menenggelamkan kami ke dalam perasaan soal makanan.

Kami pikir dari judul film ini akan menemukan sesuatu yang luar biasa dari Aruna. Menilai makanan dengan luar biasa, dan berbicara lebih banyak soal makanan ketimbang drama yang terjadi diantara dirinya dan Farish (Oka).

Entah apakah ini perasaan kami saja, malah harapan itu tersematkan pada Nicholas yang berperan sebagai Bono, seorang Chef dan Hannah sebagai NAD, penulis buku tentang makanan.

Bumbu drama dalam film ini memang bukan sekedar timeline dalam perjalanan mereka dari satu kota ke kota lain, layaknya film petualangan. Kadang itu manis, membangkitkan suasan dan kadang juga sepet.

Sebentar yang berarti


Sepertinya kamu tidak sabar untuk melangkah sampai paragraf ini. Ya, pemain yang datang ke bioskop Semarang yang berada di Mal Ciputra adalah Nicholas Saputra.

Berpakaian hitam dan mulai menyapa penonton sebelum film diputar. Sayangnya, itu hanya sebentar dan langsung pergi meninggalkan kami. Kesempatan foto bersama pun sepertinya tidak dapat.

Aktor yang dikenal sebagai Rangga ini sebelumnya mengisi acara di salah satu kampus Semarang. Mungkin karena sudah lelah, ia hanya sedikit memberi pesan dan mengucapkan terima kasih untuk kepada penonton.

Sebenarnya ini adalah kesempatan berharga menurut kami. Sangat jarang melihat sosok ini yang mau mempromosikan film di bioskop Semarang.

..

Kalau kamu suka dengan akting Dian Sastro dan Nicholas Saputra, kamu harus pergi ke bioskop melihat mereka bereunian dalam satu film yang jarang-jarang melihat mereka, kecuali Ada Apa Dengan Cinta 2.

Ragam kuliner yang makyus dan membuat penasaran, mungkin kamu pernah makan, film ini juga bisa dimasukkan dalam daftar tonton secepatnya. Mengingat film ini bisa kapan saja turun. Sayangkan, rasa penasaranmu tidak tersalurkan.

Ulasan kami hanya sebagai penonton biasa, yang selalu berharap ingin yang luar biasa. Maka saat kamu tiba di halaman ini dan kurang setuju, anggap saja bahwa ini salah satu rekomendasi yang bisa diikuti atau tidak.

*Terima kasih buat rekan bloger kami yang memberikan tiketnya

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?