Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Berkunjung Ke Gedung Vereenigde Javasche Houthandel Maatschappij yang Sudah Ada Sejak 1911

Siapa sangka, aktivitas pagi kami yang sedang berolahraga menemukan sesuatu yang tak terduga. Ini adalah kali pertama kami berkunjung ke bangunan yang jadi pabrik kayu pertama di Jawa Tengah. Ini seperti mengatakan bahwa main kami kurang jauh.

Gedung tua yang berlokasi di Bandarharjo Selatan ini bernama Vereenigde Javasche Houthandel Maatschappij. Tentu menemukannya di mesin pencari sangat mudah, toh sudah seabad bangunan ini berdiri.

Saat kami tiba di sini, suasanya cukup ramai jalanannya. Hilir mudik kendaraan menutupi perasaan kami yang sedikit khawatir saat mendekati gedung.

Halamannya yang menghijau tak terawat membuat pandangan kami cukup hanya sampai depannya saja. Tak berani masuk lebih dalam.

Sejarah

Cukup mengejutkan ketika mengetikkan nama bangunan ini di mesin pencari, malah informasi dari Instagram yang berada di urutan teratas.

Akun @denny_van_lieber menuliskan pada gambar bangunan yang diambil tahun 2018 tentang sejarah singkat. Masyarakat sekitar biasa menyebut gedung ini dengan nama kantor Javahout atau Javabosch.

Kegunaan bangunan ini adalah sebagai kantor perusahaan kayu jati di pulau Jawa. Sebelah gedungnya dulu, berjajar gudang-gudang besar untuk menampung kayu.

Sedangkan dari blog moreartikel.blogspot.com yang publish tahun 2010, gedung ini pernah digunakan TNI. Dan kemudian pada tahun 1965, gedung ini digunakan oleh Perusda Jawa Tengah.

Hingga kini, bangunan dua lantai ini masih berdiri kokoh tapi sudah tidak ditempati lagi. 

Mengintip ke dalam

Kami menemukan video di Youtube, akun Dita Junajovi yang merekam suasana yang ada di dalam. Video berdurasi 27 menit lebih tersebut membantu kami yang penasaran dengan isi dalam gedung. Tonton di bawah ini.

...

Dengan umurnya yang lebih seabad dan masih dipertahankan keasliannya, seharusnya gedung ini termasuk bangunan cagar budaya.

Kami sadar bahwa Kota Semarang masih banyak punya cerita menarik lagi yang belum kami bawa ke blog ini. Semoga seiring waktu, kami dapat lebih banyak info menarik lainnya lagi.

*Jadi ceritanya kami sebenarnya sedang jalan-jalan ke Kampung Melayu. Karena waktunya masih banyak, daripada pulangnya jalan yang sama, kami ambil ruter berbeda. Dan inilah hasilnya.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?