Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Olahraga Bumerang? Ternyata Ada Komunitasnya di Semarang

Lapangan Simpang Lima pagi hari. Ketika orang-orang sedang berolahraga, seperti lari dan bersepeda, kami melihat seseorang terus melempar bumerang. Kami dekatin karena tertarik, orang tersebut sudah berpeluh keringat. Ternyata orang tersebut sedang berolahraga juga.

Jumat (16/10), saat kami sedang meluangkan waktu di tengah aktivitas bersepeda, kami bertemu dengan Mas Indra Setiawan. Beliau adalah orang yang kami maksud di atas.

Beliau saat kami hampiri ternyata sedang meluangkan waktu setelah mengantarkan istrinya bekerja. Saat mengobrol, kami malah ditawari untuk ikut melempar. Sayang, kami belum terbiasa. Ternyata awal-awal masih susah meski penasaran ingin melempar seperti Mas Indra yang lemparannya dapat kembali.

Olahraga 

Entah kemana saja kami selama ini, jika bumerang yang sebenarnya adalah benda yang digunakan suku Aborigin Australia bisa digunakan sebagai bagian dari olahraga. Bahkan, ada komunitasnya di Semarang dengan nama Boss (Boomerang Sport Semarang).

Saat kami telusuri di mesin pencari, baik bumerangnya sendiri atau pun komunitas Boss sudah banyak yang mengangkat. Mulai dari media lokal maupun Nasional. Harus kami akui kali ini kami kurang update.

Melempar bumerang memiliki manfaat tersendiri rupanya, seperti melatih kecekatan, kelincahan dan menangkap. Dan juga, meningkatkan kemampuan motorik. Dari situs alodokter, keterampilan motorik sangat penting dimiliki anak-anak.

Meski belum masuk dalam daftar cabang olahraga di KONI, komunitas bumerang Semarang sudah mengikuti beberapa kali turnamen dari tingkat lokal, nasional hingga luar negeri.

Komunitas Boss (Boomerang Sport Semarang)

Di instagram, komunitas ini dapat ditemukan dengan nama @boomerangsportsemarang. Berdiri sejak 4 Mei 2014, komunitas ini bukan saja sebagai tempat kumpul penyuka bumerang, tapi juga membangun image tentang bumerang dari sisi edukasi dan olahraga. 

Ternyata obrolan kami sudah terlalu lama. Mas Indra mengajak kami bila ingin menengok tiap Minggu pagi di lapangan Simpang Lima ini, ada lebih banyak orang yang bermain. Termasuk anak-anak.

Dengan adanya bumerang sebagai bagian dari aktivitas, setidaknya dapat mengurangi kecanduan anak terhadap smartphone, pesan mas Indra dan mengakhiri pertemuan kami saat itu.

Bagaimana, apakah kamu tertarik?

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?