Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

200 Hari Tanpa Film Indonesia di Bioskop

Tidak terasa 200 hari terlampaui. Masih belum ada tanda-tanda bioskop kembali dibuka. Kami mengerti ini karena pandemi, tapi kami juga khawatir tentang mereka yang bekerja di sana (bioskop). Tentu saja, kekhawatiran terbesar ada di industri film Indonesia. Atau jangan-jangan sudah menemukan solusi?

Menurut catatan kami lewat Twitter @kofindo, Rabu (14/10) kemarin sudah  hari ke-200. Kami tidak berharap akan kembali mencatatkannya hingga 300. Sungguh itu pukulan paling telak untuk industri perfilman tanah air.

Mengutip kompas.com (13/10), sudah banyak rumah produksi film Indonesia yang mengurangi bahkan membatalkan proses produksi yang tengah mereka jalankan.

Kebingungan konten

Kami juga tidak pernah menyangka bahwa akan sampai seperti ini yang berdampak kebingunan konten yang biasa kami bagikan di akun Kofindo.

Mau bagiin konten seperti film Indonesia yang tayang di platform film rasanya juga tidak afdol tanpa menginstall atau membuka situsnya. Ujung-ujungnya kami seolah mengarahkan orang-orang untuk menggunakan platform mereka. Sebagai bloger, tentu itu adalah aktivitas pemasaran media sosial.

Pada akhirnya timeline kami terlihat datar dan kurang menarik. Meski begitu, jika menemukan hal menarik, tetap akan kami bagikan.

Selain konsistensi kami diuji, ternyata TVRI juga melakukan hal yang sama. Semenjak menayangkan film Indonesia ke dalam daftar pembelajaran, akhir-akhir ini pihak TV Nasional tersebut mulai tidak konsisten seperti di awal. Monoton jadinya, tapi mau gimana lagi.

Festival Film Indonesia 2020

Kami terus mengamati agenda acara Festival Film Indonesia (FFI) 2020. Meski Semarang pernah jadi tuan rumah dan kami tidak pernah terlibat apa pun saat itu, kami harap konten yang kami bagiin ini berguna.

...

Kami sudah tidak tahu harus bicara apa lagi. Artikel ini lebih memberi tanda saja bahwa hari ini, pertengahan bulan Oktober, sudah 200 hari tanpa film Indonesia di bioskop.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?